Di Bener Meriah, Anak Dibawah Terlibat Pencurian

Di Bener Meriah, Anak Dibawah Terlibat Pencurian
IP (15) anak dibawah umur. Foto: Polres Bener Meriah

SEURAMOEAceh l IP (15) diduga terlibat kasus pencurian menyerahkan diri ke polisi. Namun karena masih dibawah umur, dia tidak ditahan.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto dalam keterannya di Mapolres setempat, Ahad (18/09/22)

“Semua pelaku, kecuali IP, beserta barang bukti diamankan di Polres Bener Meriah untuk diproses hukum,” kata Indra.

Sebelumnya SatReskrim Polres Bener menangkap dua pelaku pencurian yaitu WA (19) dan JM (21) serta dua penadah SY (25) dan SI (29).

Mereka ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus pencurian di Desa Rusip Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, Rabu (14/09/22)

Dalam kasus itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp250 juta karena barang miliknya berupa keong penyedot pasir, keong penyedot air 4 inci, water pump, tabung oksigen

Head excavator komplit, sepuluh tapakso excavator, motor travel excavator, dua unit baterai GS 120 amper, baterai kecil GS 70 amper, dan tabung gas elpiji 3/kg raib.

Kasus itu oleh korban kemudian dilaporkan ke polisi.“Begitu mengetahui barangnya hilang, korban melaporkan ke Polsek Syiah Utama,” ujar Indra.

Berdasarkan keterangan korban, kata Indra, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap JM (21) dan WA (19).

Kepada polisi kedua tersangka mengaku menjual hasil curian itu kepada SY (25) dan SI (29). Lalu polisi menangkap kedua penadah tersebut.

Dalam kasus ini, JM, WA dan IP dikenakan Pasal 363 KUHPidana. Sementara SY dan SI dikenakan Pasal 480 KUHPidana. (*)

Halaman12
Sumber:TBNews

Komentar

Loading...