YARA Aceh Selatan : Jangan Kambinghitamkan Rakyat Demi Kepentingan Perusahaan

YARA Aceh Selatan : Jangan Kambinghitamkan Rakyat Demi Kepentingan Perusahaan
Tumpukan limbah bekas emas. Kamis (25/2/2021). FOTO : SERAMOE/ ISTIMEWA.

SEURAMOE TAPAKTUAN – Pihak Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta pihak perusahan pembeli limbah tambang emas di Kabupaten Aceh Selatan untuk tidak mengkambing hitamkankan masyarakat demi memuluskan usaha pengakutan limbah secara illegal.

Hal tersebut ditegaskan Ketua YARA Perwakilan Aceh Selatan, Miswar SH dalam rilis yang diterima seuramoeaceh.com di Blangpidie, Kamis (25/2/2021)

Menurut Miswar, pernyataan pihak perusahaan yang menyatakan kehadirannya membantu masyarakat tersebut, terkesan seolah olah-olah pihak perusahan itu selama ini membela kepentingan pengiat tambag emas tradisional, padahal tidak demikian dan mereka jelas-jelas kita duga melanggar peraturan.

“Ini negara hukum jika bekerja silahkan ikuti peraturan yang sudah ditentukan dalam undang undang.” Ungkap Miswar

Menurut advokasi muda itu jika pihak perusahaan benar – benar ingin membela kepentingan masyarakat umum bukan dengan cara menampung limbah bekas ilegal.

Tetapi coba di hadirkan perusahaan yang legal yang sesuai dengan undang undang No 3 Tahun 2020 yang mempunyai Izin IUP,IUPK,IPR,SIPB sesuai dengan Pasal 35 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Jika legalitas perusahan jelas, masyarakat juga bisa bekerja di perusahaan tersebut, disamping menapung tenaga kerja, kehadiran tambang secara legal juga akan berdampak pada penambahan Pendapata Asli Daerah (PAD), itu baru namanya berpihak pada masyarakat,” tegas Miswar.

Komentar

Loading...