Ungkit Kerumunan Grogol, PA 212: Kalau Jokowi Tak Diproses, Bebaskan HRS!

Ungkit Kerumunan Grogol, PA 212: Kalau Jokowi Tak Diproses, Bebaskan HRS!
Warga berkerumun saat Presiden Jokowi membagi-bagikan sembako di Terminal Grogol, Jakbar. |FOTO: SUARA.COM/YOUMAL

SEURAMOE JAKARTA – Kerumunan dipicu oleh kedatangan Presiden RI di Terminal Grogol Jakarta Barat memantik reaksi publik.

Disitat dari Suara.com Kamis (12/08/21) terkait insiden tersebut, desakan agar Jokowi diproses hukum bermunculan. 

Salah satunya di sampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Presidium Alumni (PA) 212, Novel Bakmumin.

Novel mendesak polisi menangkap Jokowi karena tindakannya dianggap berbahaya di masa pandemi ini.

"Jokowi harus ditangkap karena sudah sangat fatal melakukan kesalahan besar dan berbahaya," kata Novel.

Novel mengatakan aparat harus adil untuk memberlakukan penegakkan hukum kepada siapapun termasuk pejabat negara.

Bahkan dia meminta Jokowi harus menerima hukuman sama seperti yang diterapkan terhadap Habib Rizieq Shihab.

"Karena melakukan kerumunan dan sudah jelas ada yuris prudensinya yaitu sanksi hukum 8 bulan penjara yang mana IB HRS telah menjadi korbannya," kata dia. 

Selain itu, Novel juga berharap aparat hukum tidak lagi menerpakan diskriminasi saat melakukan penindakan terhadap siapapun.

Komentar

Loading...