Bupati Abdya Merasa Risih Gegara Rekanan Pemenang Tender Tak Ajukan Penarikan Uang Muka Pekerjaan Proyek

Bupati Abdya Merasa Risih Gegara Rekanan Pemenang Tender Tak Ajukan Penarikan Uang Muka Pekerjaan Proyek
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH. FOTO : SEURAMOE / JULIDA FISMA.

SEURAMOE BLANGPIDIE - Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sepertinya merasa tidak nyaman (risih) lantaran para rekanan pemenang tender di kabupaten setempat belum mengajukan penararikan pencairan uang muka untuk pekerjaan proyek tahun 2021.

Hal tersebut dikatakan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH kepada seuramoeaceh.com, Selasa (8/6/2021) di Blangpidie.

"Terkadang agak aneh juga kontraktor di daerah kita, anggaran sudah berjalan tapi tidak ada yang mengajukan pencairan uang muka untuk pekerjaan proyek," ujarnya.

Padahal tambah orang nomor satu di Abdya itu, para kontraktor sudah bisa mengambil uang muka pekerjaan proyek lantaran massa refocusaing anggaran telah selesai.

"Untuk itu saya menghimbau agar para kontraktor serega menyiapkan segala keperluannya dengan intansi terkait agar mengambil uang muka pekerjaan proyek," tutur Akmal Ibrahim.

Menurut Akmal Ibramim,  jika para kontraktor tidak segera mengambil uang muka, maka kas keuangan daerah akan tidak stabil dalam posisi normal.

"Posisi Kas keuangan daerah itu normalnya 150 miliar, nah sekarang sudah berada diangka 200 miliar lebih, jika tidak segera di tarik akan terus terjadi pembengkakan anggaran dan itu akan menjadi penilaian yang tidak baik," imbuhnya.

Akmal Ibrahim menjelaskan, sebelum refoccusing kas keuangan daerah masih normal karena anggaran belum bisa digunakan, tetapi anggaran tersebut baru bisa digunakan setelah refocusing.

"Refocusing selesai bulan mei, kebetulan pada bulan mei masuk lagi anggaran. Artinya dibulan yang sama uang belum digunakan tentu tidak ada pengeluaran, sehingga terjadi pembengkakan," ulas Akmal Ibrahim.

Sambung Akmal Ibrahim, Jika dibandingkan dengan daerah lain malah ada kegiatan proyek yang sudah setahun belum dibayar pemerintah lantara kondisi keuangan yang tidak normal dimasa covid-19.

" Itu daerah lain terkadang ada yang setahun belum dibayar tapi daerah kita yang bisa ditarik uang mukanya dari awal tidak dilakukan," demikian duganya.(*)

Komentar

Loading...