Tgk Amran Mita Semua Dayah di Aceh Selatan Punya Manejemen dan Tertib Administrasi

Tgk Amran Mita Semua Dayah di Aceh Selatan Punya Manejemen dan Tertib AdministrasiIstimewa
Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Aceh Selatan, Selasa (6/10/2020) sore.

SERAMOE TAPAKTUAN – Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran berharap ke depan semua dayah di Kabupaten Aceh Selatan memiliki manajemen dan tertib administrasi yang efektif dan efisien, di samping dapat tertata dengan baik dan benar semua data maupun informasi yang dibutuhkan.

Harapan itu disampaikan Bupati Aceh Selatan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda H Nasjuddin SH MM, pada acara pelatihan peningkatan manajemen dayah dan pesantren se-Kabupaten Aceh Selatan yang digelar Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan di Aula Hotel Dianrana Tapaktuan, Selasa (27/10/2020).

“Perubahan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM di Dayah agar para pimpinan dan pengurus dayah dapat menata manajemen dayah lebih tertib, rapi dan professional. Pelatihan manajemen aset ini juga mempunyai dampak yang cukup besar terhadap problem aset dan keuangan Dayah yang terjadi selama ini,” papar Bupati dalam sambutan tertulisnya itu.

Lebih lanjut, bupati mengatakan bahwa pada umumnya asset dayah milik pribadi secara pewarisan, sebagai asset waqaf umat Islam, ataupun milik Pemerintah yang dihibahkan dengan melakukan rektrukturisasi manajemen dayah mengarahkan pada pembagian kerja yang tepat dan terarah.

“Kami berharap, bagi para pengurus dayah, dengan digelarnya pelatihan ini agar memahami mengenai tata kelola aset dayah dan di data dengan sebaik baiknya. Dikarenakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta yang mewakili dari tiap-tiap dayah dalam Kabupaten Aceh Selatan guna memahami tentang manajemen tata kelola dayah,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, modernisasi dayah merupakan langkah inovasi dalam meletakkan pondasi perkembangan pendidikan Islam, terutama untuk menjamin keberlangsungan pendidikan sesuai tuntutan dan perkembangan zaman, dengan tidak menghilangkan prinsip-prinsip dasar tujuan pendidikan islam.

“Disamping itu tuntunan Agama yang bersifat universal, tidak membatasi gerak dan langkah dayah dalam mengembangkan berbagai metode untuk mewujudkan tujuan Pendidikan sesuai fitrah dan khittahnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Selatan Drs.Farid Wajdi menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut 90 orang yang terdiri dari pimpinan Dayah dalam Kabupaten Aceh Selatan.

Farid Wajidi juga menyampaikan tujuan pelaksanaan ini untuk meningkatkan mutu dayah dan juga guru guru dan pendidikan dayah dan penertiban administrasi.(*)

Komentar

Loading...