Hukum

Wartawan Korban Pengeroyokan di Aceh Barat Jadi Tersangka

Wartawan Korban Pengeroyokan di Aceh Barat Jadi TersangkaAntara
Dedi Iskandar dirawat di RSUD CND Meulaboh paska pengeroyokan beberapa waktu lalu

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Teuku Dedi Iskandar wartawan LKBN Antara, korban pengeroyokan sekolompok orang di Meulaboh, kini jadi tersangka dalam kasus tersebut.

Dedi dituduh melanggar Pasal 351 jo 352 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan, atas laporan pelaku.

Kamis (20/02/2020), Dedi menjalani pemeriksaan sebagai tersangka diruang Unit 1 Reskrimum Polres Aceh Barat mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

"Hari ini saya dipanggil dan diperiksa sebagai tersangka,” kata Dedi kepada awak media.

Dedi menilai, penetapan dirinya sebagai tersangka agak janggal. Soalnya, Ia merasa hanya membela diri dari aksi pengeroyokan.

 “Tapi, malah saya dijadikan tersangka," kata Dedi sebagai mana dikutip Antara, Kamis (20/02/2020)

Menurut Dedi, Ia dituduh mencekik pelaku pengeroyok. Padahal, dirinya hanya berupaya melepaskan diri dari pegangan para pelaku agar tidak terus dipukuli.

"Saya dalam posisi membela diri dari pengeroyokan yang jumlah mereka lebih lima orang,” ungkapnya.

Sebagai mana diberita banyak media, Teuku Dedi Iskandar dikeroyok sekelompok orang di sebuah warung kopi di Meulaboh, pada Senin (20/1) sekitar pukul 12.15 WIB.

Akibat pengeroyokan tersebut, Dedi harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) CND Meulaboh untuk mendapat perawatan medis selama hampir sepekan. (*)

Komentar

Loading...