Tuntut Keuchik Mudur, Puluhan Warga Tangan Abdya Gelar Aksi Ujuk Rasa

Tuntut Keuchik Mudur, Puluhan Warga Tangan Abdya Gelar Aksi Ujuk RasaIstimewa
Puluhan Warga Gampong Kuta Bakdrien, Tangan-tangan, Abdya, gelar aksi unjuk rasa. Jum'at, (16/10/2020).

SEURAMOE BLANGPIDIE -  Puluhan warga Gampong Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan mendatangi kantor Camat setempat, untuk meminta keuchik gampong tersebut diturunkan dari jabatannya, Jum'at (16/10/2020).

Menurut informasi yang diterima wartawan massa yang datang sekitar pukul 9.00 Wib, dengan mambawa spanduk itu menuntut Keuchik dicopot dari jabatannya lantaran diduga sudah melakukan perbuatan asusila.

Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, S.Pd membenarkan jika sekitar 50 orang warga gampong Kuta Bak Drien mendatangi kantor camat dengan tuntutan mencopot keuchik gampong tersebut dari jabatannya.

"Ia benar, warga meminta supaya keuchik defenitif gampong Kuta Bak Drien diturunkan dari jabatan," ungkap Jasmadi saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menjelaskan, permintaan pencopotan oleh masyarakat didasari karena keuchik gampong tersebut diduga melanggar asusila. Namun, Jamadi mengaku tidak mengetahui asusila yang telah dilakukan oleh kechik tersebut.

"Bissa jadi perbuatan asusila yang dilakukan mungkin selingkuh, tapi sejauh ini saya belum mengetahui, hanya saja hari ini masyarakat menyampaikan orasi mereka meminta keuchik diturunkan, dan kita sudah menerima aspirasi warga," jelasnya.

Jasmadi mengaku, untuk saat ini pihaknya belum bisa memenuhi permintaan masyarakat supaya menurunkan keuchik tersebut. Sebab kata dia, pencopotan Keuchik defenitif ada syarat dan ketentuan hukumnya yang harus dilaksanakan.

"Mungkin hari senin nanti kita konsultasi dengan pimpinan di kabupaten dalam hal ini melalui kabag kepemerintahan, apabila nanti yang bersangkutan benar bersalah maka yang aka mencopotnya aturan bukan kita," pungkasnya.(*)

Komentar

Loading...