Penembakan Enam Laskar FPI Langgar HAM, Ini Kata Polri

Penembakan Enam Laskar FPI Langgar HAM, Ini Kata Polri
Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono didampingi Karopenmas Brigjen Rusdi Hartono (kiri) dan Kabagpenum Kombes Ahmad Ramadhan (kanan) memberikan keterangan pers terkait kasus teroris di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12/20). |FOTO: ANTARA

SEURAMOE JAKARTA - Polri menunggu surat resmi dari Komnas HAM terkait hasil penyelidikan kasus penembakan enam laskar FPI.

Insiden penembakan di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek oleh Komnas HAM disimpulkan sebagai bentuk pelangggaran HAM. 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya menghargai hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM.

Polri masih menunggu surat resmi dari Komnas HAM untuk selanjutnya mempelajari isi rekomendasi dari hasil penyelidikan tersebut.

"Masih menunggu surat resmi (dari Komnas HAM) yang nanti dikirim ke Polri. Tentunya akan kita pelajari rekomendasi maupun surat itu yang masuk ke Polri," kata Argo Jumat (08/01/21).

Argo menyebut Polri dalam melakukan penyidikan terhadap tindak pidana berdasar pada keterangan saksi, tersangka, barang bukti, serta petunjuk. Di mana segala sesuatunya itu nantinya mesti dibuktikan dalam persidangan.

"Tentunya nanti semuanya harus dibuktikan di sidang pengadilan," katanya.

Dugaan Pelanggaran HAM

Sumber:Suara.com

Komentar

Loading...