Miris! Sri Lanka Bakar 19 Jenazah Muslim Korban COVID-19

Miris! Sri Lanka Bakar 19 Jenazah Muslim Korban COVID-19Hindustantime
Ilustrasi Prosoes Kremasi

SEURAMOE KOLOMBO -  Meski komunitas Muslim Sri Lanka menolak keras jenazah umat Muslim korban COVID-19 dikeremasi (dibakar), namun ditolak MA.

Menurut Mahkamah Agung Sri Langka, 19 jenazah korban COVID-19 dari umat Muslim semua harus dibakar (dikremasi).

Padahal, sejak April 2020 lalu, ada 12 pemohon petisi Muslim menentang peraturan tersebut yang dikeluarkan sejak April lalu.

Menurut Muslim Sri Langka, peraturan pemerintahnya telah melanggar hak-hak dasar minoritas Muslim di pulau itu, tetapi permohonan tetap tidak didengar.

Pada 11 April, pemerintah mengeluarkan pemberitahuan resmi yang mewajibkan kremasi untuk kematian terkait Covid-19.

Para pemimpin Muslim mengklaim kebijakan itu melanggar rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang tidak menentang penguburan.

Komentar

Loading...