Mediasi Gagal, Kasus Vidio Indatu Projeck Tetap Berlanjut ke Jalur Hukum

Mediasi Gagal, Kasus Vidio Indatu Projeck Tetap Berlanjut ke Jalur HukumDARMAWAN
Foto bersama usai mediasi

SEURAMOE MEULABOH – Upaya mediasi gagal, dugaan “ujaran kebencian” dalam vidio Endatu Projeck yang sempat viral tetap berlanjuk ke proses hukum.

“Bagi kru kita maafkan dengan catatan harus meminta maaf melalui media massa selama beberapa hari,” kata Rahmat Ozer mewakili masyarakat Aceh Barat.

Tapi tambah Rahmat. “Pemilik akun Indatu Projeck, tetap kita laporkan untuk diproses hukum sesuai UU ITE,” tegasnya.

Media antara pemilik dan kru Indatu Projeck terkait video diduga menghina (warga) Meulaboh itu berlangsung di Mapolres Aceh Barat, Rabu (09/04/20)

Wakapolres Aceh Barat, Kompol Zainuddin didampingi Kasat Intel Polres Aceh Barat Iptu Alwafi Setyana Mufid, dan Kasat Intel Polres Nagan Raya Ipda M Putra Yoni memimpin mediasi tersebut.

Kompol Zainuddin  beberapa kali menyampaikan agar persoalan tersebut di selesai secara bijak agar tidak memicu konfik mengingat sebahagian warga Meulaboh ada di Nagan Raya dan begitu juga sebaliknya.

"Kita mengajak saudara-saudara masalah ini agar diselesaikan secara bijak, sebab semua kita bersaudara. Agar persoalan tersebut dapat diselesaikan diluar ranah hukum," harap Kompol Zainuddin.

Pantauan Seuramoeaceh.com, 14 personil yang terlibat dalam video tersebut hadir. Begitupun dengan sejumlah pemuda Aceh Barat. Mediasi berjalan damai dan berakhir dengan salam-salaman meski proses hukum akan terus berjalan.

Acara tersebut juga turut dihadiri Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nagan Raya, Banta Diman MSi dan Ketua Ikatan Pemuda Nagan Raya (IPNR) Ishani.  (*)

Komentar

Loading...