Catatan Kecil

Ketika Hamka Dipenjara dan Bukunya Dilarang Beredar

Ketika Hamka Dipenjara dan Bukunya Dilarang Beredar
Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah alias Buya Hamka. | FOTO: PANJIMAS

Di rumah sudah ada tamu menunggu, yaitu HM Zen, pemilik PT. Pustaka Islam.

“Saya pernah sampaikan ke Buya, kalau tanah saya laku ada bagian untuk Buya. Saya tunaikan janji saya.” Kata Zen sambil memberi amplop tebal kepada Ummi.

Baru saja HM Zen pulang, Anwar Sutan Saidi, pemilik PT. Pustaka Nusantara sebuah penerbitan di Bukittinggi Sumatera Barat datang.

“Selama Buya ditahan, semua buku disita PKI. Hanya di Sumatera Barat aman bukunya. Saya datang mengirim uang royalti kontan, karena takut jika lewat wesel akan disita pula,” ujar Anwar

Sepulang Pak Anwar, Ummi menangis, beliau kemudian mengambil air wudhu dan shalat sunnah syukur kepada Allah SWT. (*)

Komentar

Loading...