Kadisdik Nagan Raya: Uji Coba Full Day Dimulai Tahun Ini Bukan Tahun Depan

Kadisdik Nagan Raya: Uji Coba Full Day Dimulai Tahun Ini Bukan Tahun Depan
Kepala Dinas Pendidikan Nagan Raya Dr Harbiyah A.Gani M.Pd

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Kepala Dinas Pendidikan
Nagan Raya Dr Harbiyah A.Gani M.Pd mengatakan, uji coba Full Day School dan One
Day in Ingglish dimulai tahun ini bukan tahun depan (sebagai mana diberitakan
Seuramoe sebelumnya)

Klarifikasi itu disampaikan Harbiyah dalam jumpa pers dengan wartawan media cetak dan oline di ruang kerjanya Rabu (10/7/2019).

“Uji coba Full Day School dimulai tahun ini bukan tahun depan,” katanya.

Sebagai mana diberitakan Seuramoeaceh.com, dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan serta untuk melahirkan insan-insan cerdas dan berkarakter, Dinas Pendidikan Nagan Raya akan melaksanakan uji coba Full Day School.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Nagan Raya Dr Harbiyah A.Gani M.Pd, dalam menjawab pertanyaan Seuramoeaceh.com terkait rencana uji coba Full Day School dan One Day in Ingglish, Senin (8/7/2019).

Menurut Harbiyah, program itu telah lama di sosialisasi dan kembali mengemuka ketika Dinas mengadakan rembuk pendidikan tingkat Kabupaten tahun 2019, di Aula SKB yang  diikuti seluruh Kepala SD dan SMP.

 “Tujuan rebuk
pendidikan ini adalah untuk mengevaluasi bagai mana preses pembelajaran di
tahun pengajaran 2018-2019, dan membuat rencana pembelajaran 2019-2020” kata
Harbiyah.



Dalam kegiatan tersebut jelasnya, yang paling banyak
mendapat tanggapan untuk kedepan adalah pelakasanaan uji coba Full Day. Program
itu selain akan melahirkan para pelajar punya kopetensi dan daya saing, juga
untuk melatih kedisplinan.

“Karena dengan Full Day, siswa, guru kepala sekolah dan
satuan pendidikan lainnya pukul 07.30 WIB sudah harus berada di perkarangan
sekolah. Setelah itu pintu masuk atau pintu pagar langsung di kunci,” ujar
Kadisidik.

Mulai pukul 08.00 WIB proses belajar sudah dimulai kecuali
hari Senin dan Jumat. Hari Senin ada upacara dan Jumat diisi dengan kegiatan
keagamaan sperti yasinan atau rateib siribee dan kegiatan keagamaan lainnya.

Untuk hari Selasa, Rabu dan Kamis tambah Harbiyah,
literasinya disesuaikan kebijakan masing-masing sekolah, apa diadakan kegiatan
pidato dalam bahasa Inggris, bahasa Arab dan baca puisi sebelum masuk jam
pelajaran.

Khusus hari Sabtu, kegiatan diisi dengan senam terbaru,
setelah itu dilanjutkan dengan K-5 yaitu Kebersihan, Keindahan, Kenyaman,
keamanan dan keimanan. Setelah itu normal seperti biasa.

Selain itu tambah Harbiyah, dalam Full Day melalui shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah di sekolah, siswa diajari bagai mana tata cara shalat berikut bacaan yang benar dan fasih, serta dipraktetkan menjadi imam shalat.



Masih menurut Kadisdik, dalam Full Day Scool, para siswa
juga diajari tentang seni-budaya. Dalam School seni-budaya, telah disepaki
bahwa hanya seni-budaya Nagan Raya yang diajarkan seperti Dikee Mauled, Tari
Meuseukat, Ratoh, Dabouh dan semua yang khas Nagan Raya.

Khusus untuk kelas enam SD dan kelas sembilan SMP lanjut
Harbiyah, itu semua fokus dengan pelajaran yang di-UNBK-kan, atau kalau SD
masih standar nasional yaitu UNBN. Mata pelajarannya bahasa Indonesia, bahasa
Inggris, Matematika, IPA dan pelajaran agama.

“Mengenai jam istirahat dan pulang itu disesuaikan dengan
syariat Islam yaitu waktu istirahat usai shalat Dzuhur dan pulang usai shalat
Ashar,” pungkasnya (RED).

Komentar

Loading...