Berbeda Dengan Rahmat

Kadis DPMGP4 Sebelumnya Larang Aparat Desa Rangkap Jabatan

Kadis DPMGP4 Sebelumnya Larang Aparat Desa Rangkap JabatanFoto: Kolase Seuramoe
Bukahri mantan Kadis DPMGP4 dan Rahmatullah Kadis DPMGP4 Nagan Raya baru

SEURAMOE SUKA MAKMUE - Berbeda dengan Kadis DPMGP4 yang baru Rahmatullah STTP M.Si, Kadis DPMGP4 sebelumnya Bukhari SE melarang aparatur dan perangkat desa merangkap jabatan.

Ini bertujuan untuk lebih fokus dan optimal dalam menjalankan tugas. Jadi,  mulai tahun 2020 aparatur gampong dilarang merangkap jabatan.

Misalnya, aparatur gampong dilarang rangkap jabatan sebagai pegagawai negeri sipil, honorer atau karyawan perusahaan. Itu tidak boleh. Mereka harus pilih satu dari dua perjaan itu.

Demikian dikatakan oleh  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan atau DPMGP4 Nagan Raya waktu itu, Bukhari SE

"Kedepan bila aparatur gampong rangkap jabatan, mereka akan kita minta berhenti dari salah satu dari dua pekerjaannya,” kata Bukhari kepada Seuramoeaceh.com, Kamis (09/01/20).

Menurut Bukhari, larangan itu diterapkan karena mulai tahun 2020, gaji yang diterima aparatur gampong sudah setara dengan gaji pegawai negeri sipil (PNS) Golongan II-A.

Komentar

Loading...