Gegara Faktor Ekonomi, Dua Pria Ini Nekat Lakukan Perdagangan Etnis Rohingya di Lhokseumawe

Gegara Faktor Ekonomi, Dua Pria Ini Nekat Lakukan Perdagangan Etnis Rohingya di LhokseumaweNet
Ilustrasi.

SEURAMOE LHOKSEUMAWE – Dua orang diamankan pihak TNI diduga melakukan perdagangan warga Rohingya di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Meunasah Mee Kandang Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe.

"Iya benar, telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang diduga pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh warga di sekitar kamp pengungsian Rohingya,"kata Komandan Kodim (Dandim) Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto di Lhokseumawe, dikutip Antara, Kamis.

Diketahui, aksi nekat kedua pelaku disebabkan faktor ekonomi. Mereka diberi imbalan satu hingga dua juta apabila berhasil membawa wanita Rohingya tersebut.

Kedua pelaku yakni bernisial AS (33) yang bekerja sebagai tukang becak, warga Tanjung Balai Sumatra dan MSS (32) bekerja sebagai supir mobil, warga Teluk Dalam Sumatera Utara.

Di informasikan, kedua pelaku dibekuk saat menjemput seorang wanita pengungsi Rohingya, Mubina (21) di kamp pengungsian. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Halaman12

Komentar

Loading...