Gaji Pendamping Desa Belum Cair, Begini Penjelasan Koordinator TPP Propinsi Aceh

Gaji Pendamping Desa Belum Cair, Begini Penjelasan Koordinator TPP Propinsi Aceh
Koordinator Tenaga Pendaping Profesional (TPP) Propinsi Aceh, Zulfahmi Hasan. FOTO : SEURAMOE/ ISTIMEWA.

SEURAMOE BANDA ACEH - Koordinator Tenaga Pendaping Profesional (TPP) Propinsi Aceh, membenarkan bahwa pihaknya belum menerima gaji selama tiga bulan.

Hal tersebut disampaikan, Koordinator TPP Aceh, Zulfahmi Hasan yang dihubungi seuramoeaceh.com, Jum'at (19/3/2021) sekira pukul 11.00 WIB.

" Benar belum cair," ujarnya.

Menurut Zulfahmi, keterlambatan gaji pendaping desa buka saja terjadi di tingkat kabupaten bahkan secara nasional.

"Bukan saja di Abdya, bahkan aceh dan nasional juga belum," tuturnya.

Menurut Zulfahmi Hasan, ada beberap faktor yang menyebabkan terlambatnya pencairan gaji bagi pendamping desa.

"yang pertama adanya penyesuain SOTK baru, tentu ada pelantikan dan kegiatan lainnya," jelasnya.

Disamping itu kata Zulfahmi, adanya perbedaan penggajian pendaping desa tahun 2016-2020 dengan tahun 2021.

"Dulu 2016 sampai 2020 proses penggajian di lakukan oleh Satker masing-masing propinsi melalui dana rekonsiliasi dari kementerian desa ke setiap propinsi," tuturnya.

Kemudian sambungnya, untuk Tahun 2021, Kementerian Desa mengambil Alih dana dari Propinsi ke tingkat Pusat.

"Sekarang proses pembayaran gaji melalui PPK sehingga saat dilakukan SPM terlebih dahulu harus direvisi satu persatu, seperti nama dan nomor Rekening, sehingga menjadi terlambat," paparnya.

Dirinya berkeyakinan, dalam waktu dekat proses pembayaran gaji pendaping desa akan cair karena sudah ditangani oleh kementerian desa dan unsur lainnya.

"Jadi bagi pendamping desa mohon bersabar dan terus melakukan pendampingan di Desa," demikian tutup Zulfahmi Hasan.(*)

Komentar

Loading...