Bukan Hanya UU Cipta Kerja

Buruh Juga Tolak Presidential Threshold 20 Persen.

Buruh Juga Tolak Presidential Threshold 20 Persen.
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai besaran presidential threshold 20 persen berbahaya buat negara. Foto: Suara.com/Bagaskara

SEURAMOEACEH l Massa buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, hari ini.

Menariknya, peserta aksi bukan hanya menolak pembahasan perbaikan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

Mereka juga menuntut penghapusan ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menilai besaran presidential threshold 20 persen berbahaya buat negara.

Menurutnya, keberadaan presidential threshold 20 persen membuat polarisasi mengeras, berbahaya buat bangsa dan negara.

"Demi sebuah jabatan, banyak pihak yang maju terkadang menghalalkan isu-isu SARA, isu perpecahan diangkat, isu-isu kerakusan untuk menduduki jabatan sehingga terpolarisasi bahkan sampai selesainya pilpres dan pileg," kata Said.

Selain itu, presidential threshold 20 persen dinilai akan mengakibatkan politik uang semakin merajalela.

Halaman12
Sumber:Suara.com

Komentar

Loading...