Berikut Hasil Studi Golongan Darah Lebih Rentan Terinfeksi COVID-19

Berikut Hasil Studi Golongan Darah Lebih Rentan Terinfeksi COVID-19
Ilustrasi golongan darah.

SEURAMOE JAKARTA – Tim ilmuan Eropa mengatakan telah menemukan dua variasi genetik yang lebih cenderung terinfeksi parah virus COVID-19. Temuan ini juga berkaitan dengan golongan darah tertentu.

Dikutip Detik.com pada Kamis (18/6), Studi yang dimuat pada Rabu, di New England Journal of Medicine, menunjukkan penjelasan mengapa beberapa orang mengalami kondisi kritis karena virus Corona.

Sedangkan sebagian lainnya hanya mengeluhkan gejala ringan Corona bahkan tidak bergejala sama sekali.

Temuan mereka menyebut orang dengan golongan darah A memiliki risiko lebih tinggi terkena virus Corona dan memiliki kemungkinan mengalami gejala yang parah. Sementara orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terpapar Corona.

"Data genetik kami mengkonfirmasi bahwa golongan darah O memiliki risiko tertular COVID-19 lebih rendah daripada kelompok darah non-O, sedangkan golongan darah A dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi daripada golongan darah non-A," peneliti menulis dalam laporan mereka, dikutip dari CNN International, pada Kamis (18/6/2020).

Para peneliti, yang dipimpin oleh Andre Franke, seorang profesor kedokteran molekuler di Universitas Kiel di Jerman, mempelajari lebih dari 1.900 pasien virus Corona dengan gejala parah di Spanyol dan Italia, dan membandingkannya dengan 2.300 orang yang tidak sakit.

Para peneliti tidak dapat mengatakan apakah golongan darah merupakan penyebab langsung dari perbedaan kerentanan. Mungkin saja perubahan genetik yang mempengaruhi risiko seseorang juga hanya dikaitkan dengan golongan darah, kata mereka.

Dua variasi genetik yang mereka temukan dapat dikaitkan dengan respons imun seseorang. Golongan darah dikaitkan dengan risiko pembekuan darah, dan sekarang sudah jelas bahwa infeksi virus Corona parah ditandai oleh pembekuan darah yang tidak biasa di seluruh tubuh. (**)

Komentar

Loading...