Berikut 7 Alasan Mosi Tak Percaya Terhadap Keuchik Gampong Padang Geulumpang, Abdya

Berikut 7 Alasan Mosi Tak Percaya Terhadap Keuchik Gampong Padang Geulumpang, AbdyaSEURAMOE I JULIDA FISMA
Warga Gampong Padang Geulumpang, Jeumpa saat beraudiensi dengan Anggota DPRK Abdya. Kamis (13/2/2020).

SEURAMOE BLANGPIDIE – Menurut sebahagian masyarakat Gampong Padang Geulumpang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ada 7 alasan kenapa pihaknya melayangkan mosi tak percaya terhadap Keuchik Gampong setempat.

Ketujuh alasan tersebut tertuang dalam surat mosi tak percaya sebagaimana diterima suramoeaceh.com, Kamis (13/2/2020) yang telah ditanda-tangani oleh sejumlah warga gampong padang geulumpang.

Adapun alasan pertama dari mosi tersbut menyakut dengan ketidak terbukanya Keuchik dengan aparatur gampong dan masyarakat dalam pengelolaan anggaran desa.

Kemudian, dalam penempatan jabatan, Keuchik juga dianggap tidak terbuka sehingga terjadi tumpang tindih jabatan aparatur Gampong. 

Selanjutnya, dalam surat somasi itu juga tertulis, proses administrasi Gampong tidak berjalan sesuai dengan aturan tugas pokok dan fungsi sebagai Keuchik.

Kemudian dalam hal penyaluran bantuan sosial disalurkan tidak tepat sasaran ditambah dengan persoalan gedung PAUD yang dibangun atas tanah hibah Mushala.

Yang ke enam, pembangunan Lapangan Bola Voly diduga tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanjan (RAB), yang terakhir, LPJ ADG tidak pernah dipertangung jawabkan kepada masyarakat sebelum diserahkan ke Pemkab Abdya.

Dalam kesimpulan surat tersebut, tertulis, agar Camat Jeumpa, segera mengeluarkan rekomendasi poin tersebut dalam waktu 2x24 jam sejak mosi tak percaya itu diterima.

Kemudian juga tertulis, desakan terhadap Inspektorat Abdya, untuk segera turun ke Gampong Padang Geulumpang untuk mengaudit dan mengechek ketempat kejadian perkara.

Hingga berita ini dipublikasi seuramoeaceh.com belum memperoleh konfirmasi, lantaran beberapa kali dihubungi, Hanphon Keuchik Gampong Padang Geulumpang, Hasbalah tidak bisa dihubungi. (*)

Komentar

Loading...