Begini Kronologi Napi Kabur di Lapas Kelas II B Blangpidie Abdya

Begini Kronologi Napi Kabur di Lapas Kelas II B Blangpidie Abdya
Petugas Lapas Blangpidie, Abdya, menunjukkan salah satu jendel yang dibolol napi sehingga berhasil Kabur.

SEURAMOE BLANGPIDIE - Kepala Lapas kelas II-b Blangpidie, Ahmad Widodo menjelaskan, sembilan napi melarikan diri sekitar pukul 17.30 WIB itu setelah menusuk seorang petugas di pintu penyekat lalu menerobos ke pintu berikutnya hingga sampai ke pintu utama. 

Setelah pintu gerbang atau pintu utama tidak berhasil dibuka, lalu napi-napi itu mendobrak pintu aula kantor. Setelah memasuki aula, para napi itu mendapatkan beberapa alat yang sering dipakai untuk kerja bhakti. 

“Ruang aula itu sebagai gudang sekarang. Jadi, ada parang ada palu dan alat-alat lain disitu. Kemudian napi menjebol dua teralis besi jendela lalu napi melompat keluar Lapas dan dikerja oleh petugas,” kata Widodo kepada seuramoeaceh.com, Sabtu (17/7/2021) di Blangpidie.

Amatan di lapangan terlihat teralis besi jendela ruang aula kantor Lapas patah, dan darah berceceran di lantai kantor termasuk pecahan kaca bertaburan mulai dari pintu penyekat hingga ke jendela lewat napi melompat. 

Kemudian di lantai bawah ruang aula itu juga ada sebuah palu ukuran sedang terletak persis di bawah jendela yang dipatahkan. Diperkiran palu tersebut digunakan napi untuk mematahkan teralis besi jendela itu. 

“Pada saat kejadian ada satu regu lima orang petugas sedang piket di Lapas. Mereka (petugas) sempat menahan napi agar tidak kabur. Tapi narapidana itu menusuk petugas. Petugas yang ditusuk itu sekarang di rumah sakit umum daerah Tengku Peukan menjalani perawatan medis,” demikian jelas Ahmad Widodo.

Komentar

Loading...