YARA Apresiasi Langkah Wali Kota Subulussalam Batalkan Mutasi 309 PNS

YARA Apresiasi Langkah Wali Kota Subulussalam Batalkan Mutasi 309 PNS
Ketua YARA Kota Subulussalam Edi Sahputra Bako | Foto: IST

SEURAMOE SUBULUSSALAM
Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Subulussalam Edi Sahputra
Bako, mengapresiasi langkah Walikota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang mengembalikan
Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang di mutasi oleh Walikota sebelumnya.

Apalagi menurutnya mutasi yang dilakukan oleh Walikota
Subulussalam, H. Merah Sakti pada 15 Desember 2017 lalu telah mengabaikan
aturan hukum.

“Sehingga pada saat itu kami YARA menyurati Mendagri melalui
surat dengan nomor : 01/YARA-SBS/I/2018 tertanggal 2 Februari 2018, kami
menilai bahwa mutasi sejumlah PNS tersebut cacat hukum, mutasi tersebut jelas
telah melanggar Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016,” jelasnya
kepada Seuramoeaceh.com. Selasa (25/6/2019)

"Dalam undang-undang tersebut sudah jelas mengamanahkan
setiap daerah yang mengikuti Pilkada, Kepala Daerah tidak boleh melakukan
mutasi terhadap ASN enam bulan sebelum penetapan Paslon terkecuali mendapat
izin tertulis dari Mendagri," tambah Edi

Menurutnya beberapa mutasi yang dilakukan tidak ada surat izin dari Mendagri. Sehingga pada saat itu, Mendagri sudah menyurati Plt. Gubernur Aceh agar memerintah Walikota yang dijabat Merah Sakti pada saat itu mencabut 7 SK mutasi dan mengembalikan 309 ASN ke posisi jabatan semula.



Namun, perintah Mendagri tersebut tidak dilaksanakan sampai
berakhirnya masa jabatan Merah Sakti sebagai Walikota pada tanggal 05 Mei 2019
lalu.

"Selaku kepala daerah sudah seharusnya Walikota
Subulussalam taat hukum dan melakukan langkah kebijakan yang berpijak kepada
ketentuan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku".
Pungkasnya.(Rinto Berutu)

Komentar

Loading...