Tiang listrik Dipingir Jalan Raya, Dikawatirkan Bisa Picu Kecelakaan

Tiang listrik Dipingir Jalan Raya, Dikawatirkan Bisa Picu Kecelakaan
Tiang Listrik yang tergeletak di berem jalan nasional di Kecamatan Manggeng. Selasa (19/11/2019) Foto: SEURAMOE/JULIDA FISMA.

SEURAMOE BLANGPIDIE - Keberadaan tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang dibiarkan tergelatak di berem Jalan Nasional Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) di Khawatirkan bisa memicu kecelakaan bagi pengguna jalan.

Kekhawatiran tersebut disampaikan oleh salah seorang pengguna becak motor Irwan kepada Seuramoeaceh.com Selasa (19/11/2019) saat melintas di kawasan tersebut.

"Tiang listrik tergeletak diberem jalan raya, yang posisinya hampir persis ditikungan, kita khawatirkan bisa memicu kecelakaan bagi pengguna jalan," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan tiang listrik di berem jalan dimaksud diperkirakan sudah ada sejak beberapa bulan lalu.

"Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, keberadaan tiang setinggi kira-kira 15 meter ini juga bisa membahayakan pengguna jalan terutama pengendara motor dan becak saat mobil besar berselisih dari arah yang berbeda," tutur Irwan.

Irwan berharap kepada pihak terkait, agar keberadaan tiang tersebut bisa dipindahkan petugas karena bisa memicu kecelakaan, apalagi pada saat malam.

"Walau kenyataannya belum ada pengguna jalan yang terlibat kecelakaan akibat tiang listrik itu, namun keberadaan tiang itu tetap membahayakan," imbuhnya.

Amatan wartawan Seuramoeaceh.com, tiang listri yang tergeletak dipingir jalan bukan hanya di berem jalan di kecamatan Manggeng tetapi juga ditemui di Kecamatan Blangpidie.

Terpisah Kepala PLN Rayon Blangpidie, Anas Arista Nurjuha mengaku berada diluar daerah dan meminta wartawan Seuramoeaceh.com untuk menghubungi Pelaksana Tugas Harian (Plh) untuk memperoleh konfirmasi.

Sayangnya, saat wartawan media ini meminta konfirmasi Plh PLN Rayon Blangpidie Seno, yang bersangkutan terkesan mengelak untuk memberikan keterangan.

"Saya belum ada keterangan dari manejer, bapak konfirmasi langsung ke Pak Anas," jawabnyan terkesan mengelak. 

Karena sabungnya, Manejer ditugaskan oleh wilayah untuk memberikan keterangan kepada wartawan.

"Saya belum ada konfirmasi dari pak manejer takutnya tidak sesuai memberikan keterangan, gitu aja pak, ini kebetulan ada telpon masuk," ucapnya terburu-buru sembari memutuskan komunikasi dan mengaku akan menghubungi kembali. (*)

Komentar

Loading...