Teuku Mursalin Ingin Berkhidmat Kepada Umat

Teuku Mursalin Ingin Berkhidmat Kepada Umat
Teuku Mursalin SH, M.Kn dan Keluarga |Foto: Doc

BAGI
publik
pantai Barat-Selatan Aceh, nama Teuku Mursalin SH M.Kn, boleh jadi bukan nama
baru. Soalnya, suami dari Erdawati S.Pd ini sudah cukup lama malang-melintang
baik didunia politik, hukum, pendidikan dan organisasi.


BACA JUGA:

Di pentas politik, ayah dari Teuku Mulya Murtadha, Teuku Safril Nizam, Cut Sri Ulfah dan Cut Maulida Rahmah ini pernah menjadi anggota parlemen dengan posisi sebagai Ketua Komisi A DPRK Aceh Barat (2000-2002) dan Wakil Ketua DPRK Nagan Raya (2003-2004).

Di bidang pendidikan, buah cinta pasangan Teuku Nurdin Basyah (alm) dan Hj Cut Dariyah ini pernah tercatat sebagai Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Teuku Umar (Fisip UTU) Meulaboh (2009-2010).

Di dunia hukum, sejak tahun 1989, Teuku Mursalin telah
berkutat dengan Pro Justitia (untuk/demi hukum atau undang-undang) sebagai
pengacara. Berbagai kasus hukum pernah ditanganinya.

Selain itu, berbagai organisasi pernah dijamahnya mulai dari organisasi pelajar, mahasiswa dan organisasi pakar. Sebut saja, ia pernah menjadi Ketua Pelajar Islam Indonesia (PPI), Sekretaris Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Meulaboh.

Hingga sekarang Teuku Mursalin masih manjabat sebagai Ketua Koorda Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) dan Wakil Ketua Muhammadiyah Nagan Raya .

Dengan pengalaman yang ia miliki ditambah keinginan untuk berkhidmat kepada umat, alumni Fakultas Hukum Unsyiah Banda Aceh dan Megister Kenotarisan Universitas Sumatera Utara (USU) ini mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Teuku Mursalin Caleg PKS ini memohon dukungan dan doa
restu dari para kerabat, sahabat dan masyarakat Dapil 10 (Nagan Raya, Aceh
Barat, Aceh Jaya dan Simeulue) agar ia terpilih menjadi anggota DPRA.

Dimata pemerhati sosial politik Huzaifah Kamza SH, Teuku Mursalin adalah sosok cerdas, idealis dan kritis. Dalam hal hal prinsipil menyangkut kebenaran terutama berkaitan dengan keadilan masyarakat, beliau tidak pernah kompromi.

“Teuku Mursalin tidak segan segan mengatakan “No” ketika kebenaran mulai ingin di kaburkan. Ini saya lihat ketika saya masih menjadi staf beliau sebagai pengacara,” kata Huzaifah kepada seuramoeaceh.com.

Karena itu menurut Huzaifah, Teuku Mursalin bukan saja
pantas tapi harus kita loloskan ke Dewan Aceh. Salah satu alasan, Teuku
Mursalin punya daya saing dan kompetensi.

“Pengalaman beliau dibidang politik, hukum, pendidikan dan organisasi sudah lebih dari cukup bagi beliau untuk menjalankan tiga fungsi dewan yaitu Legeslasi, Anggaran dan Pengawasan,” jelas Huzaifah, Semoga, Amin..(*)

Komentar

Loading...