Terkait PT EMM, BEM Unsyiah Kecewa Terhadap Sikap Plt Gubernur

Terkait PT EMM, BEM Unsyiah Kecewa Terhadap Sikap Plt Gubernur
Sekretaris Jenderal (Sekjen) BEM Unsyiah Banda Aceh Sumardi

SEURAMOE
BANDA ACEH
- Badan Eksikutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah Banda Aceh
mengaku kecewa terhadap sikap Plt Gurbernur Aceh, yang terkesan menghindar
untuk membahas keberadaan PT EMM di Nagan Raya dan Aceh Tengah.


BACA JUGA:

Hal itu di sampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) BEM Unsyiah Banda Aceh Sumardi, melalui rilis yang dikirim ke redaksi Seuramoeaceh.com, Senin (8/4/2019).

BEM Unsyiah mengaku kecewa terhadap Plt Gubernur Aceh yang belum memberi kepastian kapan persoalan PT EMM di bahas.

Padahal saat pelantikan BEM beberapa waktu lalu telah disepakati untuk dibahas bersama persoalan tersebut.

"Sejak awal Maret, telah kami tanyakan bahkan telah
mengirim undangan resmi ke kantor Gubernur, tapi belum ada respons. Kami kecewa
dan merasa dipermainkan,” kata Sumardi melalui rilis.

Sumardi menjelaskan, pada tanggal 11 Maret 2019,
pihaknya telah mengirim surat undangan resmi ke Plt Gubernur. Sementara pihak
Polhukam BEM Unsyiah terus menghubungi dan mengfollow up.

“Tapi, ya, lagi-lagi beralasan sibuk dengan agenda Pemilu. Rakyat menjerit, sementara pemimpin menggunakan pamor hanya untuk kepentingan politik,” ujarnya.

Sumardi menambahkan, ia pernah mengirim pesan WhatsApp
kepada Gubernur: “Saya sudah berusaha meredam untuk tidak langsung turun
menemani teman-teman yang lain. Karena saya yakin mediasi ini akan kita laksanakan
dalam waktu dekat,” demikian pesan WhatsApp Sumardi.  

“Akan tetapi 
ternyata iktikat baik ini masih belum di respon malah seolah pak Plt Gubernur
lari dari mahasiswa,” tandasnya. (*)

Komentar

Loading...