Pemerhati Sosial Pidie Jaya Sayangkan Aksi Bagi-Bagi Uang Pemkab

Pemerhati Sosial Pidie Jaya Sayangkan Aksi Bagi-Bagi Uang PemkabSEURAMOE/FAHRUL RAZI
Sejumlah masyarakat menyambangi kantor Bupati Pidie Jaya untuk mendapatkan uang meugang sebesar Rp. 50.000 dari pemerintah kabupaten setempat, Senin (12/4/2021)

SEURAMOE MEUREDU - Pemerhati Sosial Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Kasem menyayangkan aksi bagi-bagi duit yang dilakukan oleh Pemkab setempat.

Menurutnya hal tersebut merupakan kebijakan yang tidak baik yang dilakukan pemerintah. 

"Imposisible program, sampai kapan Pemkab Pidie Jaya sanggup bagi-bagi duit, semua orang nantinya akan bebondong-bondong minta uang ke kantor Bupati, kenapa setega ini pemkab memperlakukan rakyatnya layaknya pengemis," kata Kasem.

Menurutnya, hal yang patut dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pidie Jaya adalah membangun ekonomi kerakyatan sehingga tidak membuat rakyat ketergantungan dengan pemerintah.

"Seharusnya Pemkab Pidie Jaya, membangun ekonomi kerakyatan, tidak membuat orang-orang tergantung dengan meminta-minta gratis ke Pemkab, itu imposible program," tambahnya

"Orang Aceh bilang, jangan kasih ikan, tapi ajarkan mereka cara menangkap Ikan, cara pelihara ikan, itu ada proses pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin," tegasnya.

Ia mencontohkan seorang Prof. Dr. Mohd. Yunus, MA. Dekan Fakultas Ekonomi Chitanggong, Bangladesh, berhenti dari jabatan dekan, untu membina orang-orang miskin, untuk diberdayakan.

"Seharusnya itu yang harus dilakukan Pemkab Pidie Jaya, bukan bagi-bagi duit 50 ribu," pungkas Kasem.(**)

Komentar

Loading...