Pawai obor di Lhokseumawe Berujung Dengan Penangkapan

Pawai obor di Lhokseumawe Berujung Dengan PenangkapanIstimewa
Ilustrasi warga sedang melaksanakan pawai obor.

SEURAMOE LHOKSEUMAWE-Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe mengamankan delapan perangkat Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu (28/3/2020) lalu.

Perangkat Gampong yang ditangkap itu karena masyarakat setempat menggelar pawai obor di tengah-tengah wabah virus Corona atau covid 19.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang kepada Wartawan Senin (30/3/2020) mengungkapkan, hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, polisi masih mendalami kasus tersebut.

"Kita menindak tegas kepada masyarakat yang telah melanggar aturan, karena sebelumnya dari jauh-jauh hari sudah kita ingatkan kepada masyarakat,” kata AKP Indra.

Kasat Reskrim menuturkan, alasan masyarakat menggelar pawai obor karena dipercaya sebagai bentuk 'tolak bala', sering dilakukan apabila musibah datang menerpa ditengah masyarakat.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan terkait alasan mereka apakah mereka melanggar atau hanya bentuk kebiasaan yang mereka  lakukan," kata Indra.

Indra meminta perangkat Gampong agar memberikan sosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak berkeliaran dan melakukan perkumpulan yang melibatkan banyak orang orang.

“Maka apabila ada perbuatan menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah virus corona sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat 1 UU no. 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, yang diancam pidana 1 tahun penjara," jelas Indra. (*)

Komentar

Loading...