Menko Polhukam Diminta Jangan Bawa-Bawa Nama Masjid dan Islam

Menko Polhukam Diminta Jangan Bawa-Bawa Nama Masjid dan Islam

JAKARTA |Menko Polhukam Mahfud Md
meminta masjid-masjid milik Pemerintah dikelola dengan baik dan menyiarkan
pesan-pesan damai. Mahfud tak ingin masjid menjadi sarana untuk menyiarkan
ceramah-ceramah adu domba dan permusuhan.

"Pesan saya ke masjid, agar
masjid-masjid Pemerintah itu dikelola secara baik sebagai pembawa pesan agama.
Apa pesan agama paling pokok? Membangun kedamaian di hati, membangun
persaudaraan sesama umat manusia," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam,
Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019) seperti dikutip Detik.com.

Pernyataan Mahfud ini  langsung direspons oleh mantan Wakil Bupati
Garut Diky Chandra. Melalui akun Twitter-nya, Jumat (25/10/2019), Diky
mengkoreksi pernyataan Mahfud tersebut.

“Sekadar mengkoreksi, ceramah, omongan
serta prilaku adu domba bisa terjadi di mana saja pak Mahfud MD. Di tv, di
pidato-pidato acara formal non formal, panggung senipun ada, vlog dan konten
Youtube banyak,” tulis Diky.

Diky memberi saran agar Mahfud MD tak bawa-bawa masjid dalam pernyataan atau imbauannya itu. “Ada baiknya tidak lagi selalu bawa-bawa nama masjid dan Islam dalam himbauan seperti ini,” tegas Diky. (VIC)

Komentar

Loading...