Jika Anda Ingin Tetap Sehat, Jangan Lakukan Ini Saat Lebaran

Jika Anda Ingin Tetap Sehat, Jangan Lakukan Ini Saat Lebaran

Besok bertepatan pada Minggu 24 Mei 2020, umat Islam dunia merayakan hari raya Idul Fitri. Sekaligus penanda berakhirnya ibadah puasa selama 30 hari.

Pada saat lebaran, banyak makanan yang disajikan. Hal ini tidak menutup kemungkinan Anda tidak tergiur. Ingatlah, jangan sampai kalap menyantap makanan, karena ini akan berefek terhadap kesehatan Anda.

“Pada hari Idul Fitri, Anda dapat menikmati satu kali makan besar, seperti makan siang keluarga, tetapi makan secukupnya. Usahakan tidak berlebihan,” Kata pakar diet dari Prime Hospital, Dubai, Lama Sinjer seperti dilansir Khaleej Times.

Ia menyarankan Anda agar tidak mengkonsumsi makanan bervarian. Cukup memakan satu dua hidangan saja. Jangan sampai membebani perut.

Hindari juga mengkonsumsi asam jenuh dan trans-lemak seperti makanan yang di goreng dan gantikan dengan kacang atau alpukat.

Ruba Elhourani, ahli gizi dari RAK Hospital mengatakan, saat lebaran biasanya orang-orang melakukan sejumlah kesalahan dalam mengatur pola makan mereka sehingga berujung masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan dan kenaikan berat badan.

"Kita perlu sangat waspada terhadap asupan kalori kita ketika kembali ke kebiasaan makan normal. Selalu ingat ketika kita berpuasa, tubuh telah mengurangi kemampuan untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang lebih besar dan kalori yang tinggi dan metabolisme telah disesuaikan," kata Elhourani.

Untuk mencegah berat badan, Elhourani menyarankan agar Anda makan secara bertahap. Misalnya menambah cemilan atau makanan kecil di awal waktu dan menyesuaikan menjadi makanan utama.

Ingatlah melakukan kebiasaan makan baik misalnya buah-buahan segar dan kering seperti kurma, kismis, lalu tetap aktif melalui aktivitas fisik, makan banyak sayuran.

Terakhir, cobalah memasak makanan sehat dan mengganti gula sederhana dengan gula kompleks yang dapat membakar tubuh untuk waktu yang lebih lama tanpa mempengaruhi gula darah dan kalori yang dikonsumsi.

Komentar

Loading...