DPRK Kecam Kebijakan Disdikbud Atas Pembegalan Hak Guru Honor Ditengah Jalan

DPRK Kecam Kebijakan Disdikbud Atas Pembegalan Hak Guru Honor Ditengah Jalan
Para guru honorer dan kontrak saat mengadu nasib mereka ke DPRK Subulussalam. |Foto: SEURAMOE/RINTO BERUTU

SEURAMOE SUBULUSSALAM – Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Subussalan merekrut dan menyeleksi ulang guru honorer atau kontrak terus memantik kritikan. Kali ini kecaman datang dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kota Subulussalam.

Wakil ketua DPRK kota Subulusslam Fazri Munthe dihadapan ratusan guru kontrak berjanji akan berjuang bersama para guru honorer dan kontrak untuk menuntut hak mereka kepada pemerintah.

"Kami akan memberikan kado terbaik untuk para bapak ibu guru kontrak dan honorer diakhir jabatan kami. Hari ini juga kami akan panggil dinas terkait untuk meminta keterangan atas kebijakan perekrutan dan seleksi guru honorer dan kontrak ini," kata Fazri.

Selain itu Fazri juga berjanji hari ini usai sidang paripurna akan beraudensi dengan Walikota Subulussalam untuk mencari solusi bagi para pahlawan tanpa jasa ini.

Dalam menyampaikan keluhan para guru honorer dan kontrak disalah satu ruangan DPRK, seorang guru honorer dan kontrak menangis histeri dihadapan wakil rakyat. 

"Kami ingin keadilan, tanggung jawab telah kami
laksanakan untuk mendidik anak didik kami meski kami harus menepuh perjalanan
menuju ke sekolah mencapai satu jam dengan sepeda motor. Kepada siapa lagi kami
harus mengadu nasip pak,” kata Nonik.

Nonik sambil menangis dihadapan anggota DPRK menyatakan bingung harus mengadu kemana. “Kami telah kekantor Dinas dan Walikota, namun hingga kini kami belum mendapat jawaban pasti tentang nasip kami,” ujarnya.

Sebelumnya, ratusan guru honorer dan kontrak melakukan aksi damai di depan  Kantor DPRK Subulussalam menuntut agar proses penyeleksian guru honorer dan kontrak baru oleh disdikbud Kota Subulussalam di batalkan. 

Namun hari ini para guru mendapat angin segar dari DPRK yang
berjanji akan perjuangkan keluhan mereka. (Rinto
Berutu)

Komentar

Loading...