Disdukcapil Nagan Raya Bantah Ada Pungli Saat Legalisir KK dan KTP

Disdukcapil Nagan Raya Bantah Ada Pungli Saat Legalisir KK dan KTP
Mahlil SE, M.Si, Kadisdukcapil Nagan Raya |Foto: SEURAMOE/DARMAWAN

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Isu adanya dugaan pungutan liar (Pungli) saat melakukan legalisir Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Disdukcapil Nagan Raya dibantah.

Menurut Kepala Disducapil Nagan Raya, Mahlil SE, M.Si,  pihak Dinas  tidak memungut biaya apapun dan sepeserpun dalam pengurusan KK dan KTP. Bilapun ada itu bukan dari Dinas Ducapil.

“Bila ada pegawai kita benar melakukannya (pungli), maka laporkan ke kita dan akan ditindak,” kata Mahlil kepada Seuramoeaceh.com, Selasa (19/11/2019) diruang kerjannya.

Lebih lanjut Mahlil menjelaskan, kini terjadi lonjatkan warga melakukan legelasir KK dan KTP. Peningkatkatan itu mencapai 70 persen dari biasanya. Dulu cuma puluhan orang melakukan legalisir tapi bulan ini mencapai ratusan.

“Legalisir KK dan KT dibulan ini meningkat mencapai 70%, mungkin dikarenakan adanya CPNS. Kita prediksi peningkatan ini akan terus bertambah,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap kepada masyarakat untuk mengedepankan budaya antri dan menunggu dalam pengurusan. Bila ada kendala jangan emosi.

“Karena sekarang pelayanannya sudah menggunakan sistem, mana tau ada gangguan di pusat atau jaringan internet, prosesnya juga terganggu," jelasnya. (*)

Komentar

Loading...