Didesak Mundur Dari Jabatannya, begini Tanggapan Keuchik Kuta Bakdrien Abdya

Didesak Mundur Dari Jabatannya, begini Tanggapan Keuchik Kuta Bakdrien AbdyaIstimewa
Didesak Mundur Dari Jabatannya, begini Tanggapan Keuchik Kuta Bakdrien Abdya. Jum'at (16/10/2020).

SEURAMOE BLANGPIDIE - Keuchik Gampong Kuta Bakdrien Kecamatan Tangan-tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengatakan, aksi unjuk rasa yang meminta dirinya mudur dari jabatan merupakan unsur politik segelintir orang yang tidak senang terhadap dirinya.

Hal tersebut disampaikan keucik Gampong Kuta Bakdrien, Syarkani saat dikonfirmasi seuramoeaceh.com, via telpon selulernya, Jum'at (16/10/2020).


"Yang ikut aksi itu cuma segelintir orang, bukan masyarakat gampong kuta bakdrien, karena jumlah masyarakat banyak, ini hanya 50 orang," ujarnya.

Syarkani juga membantah atas tuduhan dirinya melakukan perbuatan asusila sebagai mana yang dituduhkan.

"Apa yang disampaikan itu tidak benar, itu fitnah, saya tidak seperti yang dituduhkan," sanggahnya.

Menurutnya, aksi demontrasi yang dilakukan di Kantor Camat Tangan-tangan merupakan unsur politik tidak senang.

" itu semua politik karena mereka tidak senang dengan saya, mereka hanya ingin menghancurkan karakter saya," ulas Syarkani.

Keuchik Kuta Bakdrien juga menjelaskan, bahwa apa yang dituduhkan terhadap dirinya telah dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

"Ada seorang wanita sudah saya laporkan ke polsek tangan-tangan, karena yang bersangkutan sudah memfitnah saya, wanita itu yang mengaku pacaran dengan saya, dan sudah saya laporkan, jika tidak percaya coba saja di konfirmasi kepada pihak polsek setempat, artinya semua tuduhan terhadap saya semua tidak benar, kalau benar tuduhan itu tentu tidak saya laporkan," demikian singkatnya. (*)

Komentar

Loading...