Dalam Musrembang 2022, Pamkab Aceh Jaya Butuh 740 Milyar Wujudkan Usulan Masyarakat

Dalam Musrembang 2022, Pamkab Aceh Jaya Butuh 740 Milyar Wujudkan Usulan MasyarakatSEURAMOE/MAHLIL
Pelaksanaan Musrembang RKPK Aceh Jaya Tahun 2022 yang dilaksanakan di aula lantai III Sekdakab, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (30/3/2021)

SEURAMOE CALANG - Pemerintah Aceh Jaya melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) tahun 2022 yang berlangsung di Aula Setdakab kabupaten setempat, Selasa (30/3/2021).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S dengan mengusung tema "Pembangunan Infrastruktur yang Tangguh Berbasis Potensi Daerah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia".

Kepala Bappeda Aceh Jaya, Hendri Kusnadi mengatakan, pelaksanaan Musrenbang tahun ini melibatkan berbagai stakeholder yang berasal dari kalangan pemerintah, swasta dan komunitas pembangunan lainnya.

"Mengingat pelaksanaan Musrenbang di masa pandemi Covid-19 maka total peserta dibatasi hanya 60 orang yang terdiri dari unsur Forkopimda, kepala SKPK, Instansi Vertikal, BUMG dan pihak swasta," kata Kepala Bappeda Aceh Jaya, Hendri Kusnadi.

Hendri berharap, seluruh stakeholder ikut berpartisipasi aktif sehingga mampu memberikan saran dan masukan dalam rangka perencanaan penganggaran kabupaten Aceh Jaya pada RKPK tahun 2022 mendatang.

Dalam menyusun dan merumuskan rencana kerja kabupaten tahun 2022, Sambungan Hendri, dengan beberapa proses tahapan yaitu, proses kajian data dan informasi, proses partisipatif yaitu melalui kegiatan konsultasi publik, proses politis yaitu dengan pendekatan visi dan misi kepala daerah serta anggota DPRK, dan proses menyelaraskan perencanaan pembangunan melalui usulan masyarakat Gampong.

Komentar

Loading...