Banyak Depot Air Minum Isi Ulang Tidak Memenuhi Syarat

Banyak Depot Air Minum Isi Ulang Tidak Memenuhi Syarat
Ilustrasi

DEPOT air minum isi ulang merupakan tempat yang paling mudah untuk mendapatkan air minum yang siap minum, tetapi kualitas air minum yang ada di Kabupaten Aceh Barat belum memenuhi persyaratn seperti persyaratan fisik, kimia dan mikrobiologi. Hal ini sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah yaitu Dinas Kesehatan karena mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang wajib mereka laksanakan. Pada kenyataan saat ini masih banyak depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan hal ini disebabkan karena lemahnya pengawasan dari pemerintah, sekaligus kurangnya kesadaran dari pengusaha depot air minum isi ulang untuk memenuhi semua peraturan yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Pernyataan dari salah satu pengusaha depot air minum isi ulang, ``Selama ini pihak pengawasan dari Dinas Kesehatan jarang datang kedepot air minum isi ulang saya, bahkan selama ini hanya ada beberapa kali saja mereka kesini. Jadi saya rasa mereka kurang bertanggung jawab atas tugas yang telah diberikan kepada mereka.``

Dinas Kesehatan memiliki tugas yang sangat besar yang harus mereka pertanggung jawabkan kepada masarakat terutama terhadap air  minum yang akan masyarakat konsumsi setiap harinya, karena Dinas  Kesehatan  merupakan  motor  penggerak  utama  yang akan mendorong masyarakat  untuk  hidup  sehat.

Pernyataan dari masyarakat, `` saya memang mengkunsumsi air minum pada depot air minum isi ulang, tapi saya kurang paham masalah pengusaha depot yang belum memenuhi persyaratan, karena saya pikir depot air minum ini sudah terjaga kualitas airnya, jika seperti ini saya merasa sedikit takut untuk mengkonsumsi air minum pada depot air minum isi ulang, pasti berefek pada kesehatan kami.``

Selain lemahnya pengawasan dari Dinas Kesehatan, kurangnya kesadaran dari Pengusaha depot air minum isi ulang juga menjadi penghambat Kabupaten Aceh Barat memiliki kualitas air minum yang layak konsumsi. Tercatat sekitar 133 Pengusaha depot air minum isi ulang hanya 2 pengusaha depot air minum isi ulang yang sudah memenuhi persyaratan pada yahun 2017, sedangkan selebihnya belum memenuhi semua persyaratan, Kabupaten Aceh Barat merupakan Kabupaten dengan depot air minum isi ulang terbanyak yang belum memenuhi persyaratan. Dengan kata lain masih sangat banyak pengusaha depot air minum isi ulang yang menjual air minum yang tidak berkualitas, dengan mayoritas masyarakat yang mengkonsumsi air minum pada depot air minum isi ulang.


Jumlah Depot Air Minum Isi Ulang Yang Memenuhi Persyaratan SITU  dan Surat Lab Kualitas Air Minum Di Kabupaten Aceh Barat Pada Tahun 2016-2017

Adanya Dinas Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan yang lebih optimal kedepannya, rendahnya kualitas air minum Kabupaten Aceh Barat merupakan buruknya kinerja Dinas Kesehatan dalam hal pengawasan terhadap depot air minum isi ulang. Peraturan Bupati Aceh Barat Nomor 78 tahun 2014 Tentang Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang dan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Di Kabupaten Aceh Barat menjadi pedoman dalam pengawasan depot air minum isi ulang, tetapi sampai pada saat ini peraturan tersebut masih belum dilaksanakan secara keselurahan.

Banyak yang mengkonsumsi air minum pada depot air minum isi ulang tapi tidak banyak yang menyadari bahwa mereka meminum air yang tidak berkualitas, jelas hal ini akan mengganggu kesehatan mereka yang akan terjadi efeknya pada sewaktu-waktu. Potensi dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh air yang tidak berkualitas adalah Bakteri Total Coliform, coliform Fecal dan bakteri Escherichi coli dalam air minum, menunjukan bahwa air minum terkontaminasi dengan kotoran manusia dan hewan, beserta dengan mikroba. Beberapa mikroba ini dapat menyebabkan efek jangka pendek seperti diare, kram, mual, sakit kepala, atau gejala lainnya. Mikroba lainnya dalam jangka panjang  dapat menyebabkan sakit yang lebih parah termasuk infeksi intestinal, hepatitis, demam tifoid dan kolera

Sosialisasi merupakan hal penting yang harus dilakukan Dinas Kesehatan untuk lebih meningkatkan kesadaran terhadap pengusaha depot air minum isi ulang.(*)

Penulis : Melisa (Seorang mahasiswa jurusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Teuku Umar)

Komentar

Loading...