Tokoh Muda Barsela Sesalkan Pembatalan Proyek “Multi Years” 2020-2022

Tokoh Muda Barsela Sesalkan Pembatalan Proyek “Multi Years” 2020-2022Foto: Facebook
Tarmizi Idris

SERAMOE SUKA MAKMUE - Tokoh muda Barat-Selatan asal Nagan Raya, Tarmizi Idris mengaku kecewa atas wacana pembatalan proyek multi years 2020-2022 oleh DPRA.

"Kami sangat kecewa karena proyek tahun jamak itu sebelumnya telah dirancang dan disetujui bersama antara eksikutif dan legislatif,” kata Tarmizi kepada SeuramoeAceh.com.

Apa lagi tambahnya, dalam proyek multi years tersebut banyak diprioritaskan untuk pembangunan kawasan Pantai Barat-Selatan (Barsela).

“Rancangan itu sebagai bentuk kepedulian Pemprov Aceh terhadap Barsela agar bangkit dari ketertinggalan baik secara ekonomi maupun pembangunan,” ujarnya.

Dengan prioritas pembangunan akan menghapus isu disparitas pembangunan antara Barat-selatan dan Timur-Utara.

Lebih penting dari itu, predikat Barsela sebagai “daerah rakit” akan terhapus karena akses jalan yang terintegrasi antar wilayah di Barsela akan terbangun.

“Dengan demikian pertumbuhan ekonomi di Pantai Barat-Selatan akan tumbuh,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, tokoh pemekaran Aceh Barat Selatan (ABAS) ini juga mempertanyakan peran anggota DPRA Dapil 9 dan 10.

Menurutnya, anggota DPRA dari Barat-Selatan justru terkesan menyuarakan penolakan terhadap proyek multi years tersebut.

"Ini aneh, semestinya anggota DPRA dari Barsela berpihak kepada konstituennya, bukan malah menolak program yang bermanfaat bagi masyarakat Barsela itu sendiri," tutupnya. (*)

Halaman12

Komentar

Loading...