Terkait Nyabu di Rumah Sakit, Anggota DPRA Datangi RSUD SIM

Terkait Nyabu di Rumah Sakit, Anggota DPRA Datangi RSUD SIMSEURAMOE/DARMAWAN
Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Tarmizi SP, mendatangi RSUD SIM Nagan Raya. Foto direkam 07-12-2019

SEURAMOE SUKA MAKMUE - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tarmizi SP, Sabtu (07/11/2019) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD-SIM) Nagan Raya.

Kehadiran anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh itu untuk menjumpai menagemen RSUD SIM guna menanyakan tindak-lanjut kasus sopir ambulan dan perawat yang ditangkap polisi saat nyabu dalam lokasi rumah sakit tersebut.

Tarmizi mengaku sedikit kecewa bila dilingkungan rumah sakit ada orang nyabu. Menurutnya, para “penikmat” narkoba (sabu) itu kerab tidak sadar saat menggunakan barang haram itu.

"Itu kan gila namanya. Bila tenaga medis mabuk saat melayani pasien, itu berbahaya bagi nyawa orang lain. Ini fatal sekali,” katanya kepada Seuramoeaceh.com.

Saat Tarmizi mendatangi RSUD SIM, tidak ada satupun pihak menageman rumah sakit berada ditempat. Untuk mendapat info, ia terpaksa menghubungi Direktur RSUD-SIM Drg Roni via telepon gemgam.

"Tadi saya telpon Direktur, katanya dalam waktu dekat akan dilakukan tes urine bagi seluruh karyawan RSUD SIM Nagan Raya dan saya sependapat dengan itu,” ujar Tarmizi.

Masih menurut Tarmizi, Direktur RSUD SIM juga berjanji akan melakukan pengawasan ketat dan kejadian serupa tidak terulang lagi. Direktur akan membuat fakta integritas dengan seluruh PNS dan THL rumah sakit.

“Semoga kedepan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan kita menginginkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menjaga citra RSUD SIM,” tutupnya. (*)

Komentar

Loading...