Petani Abdya Kewalahan Hadapi Kawanan Hama Burung Pipit

Petani Abdya Kewalahan Hadapi Kawanan Hama Burung Pipit
Petani Gampong Keude Paya, Blangpidie, Abdya membuat tali pita guna mengusir kawanan hama burung pipit yang menggangu padi merek yang telah menguning. Kamis (15/7/2021) FOTO : SEURAMOE / JULIDA FISMA.

SEURAMOE BLANGPIDIE - Kalangan petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) merasa kewalahan dalam menghadapi kawanan hama burung pipit yang menyerang tanaman padi mereka yang sudah mulai menguning.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang petani Gampong Keude Paya, Blangpidie kepada wartawan Kamis (15/7/2021).

“Hama burung ini benar-benar membuat kami petani kewalahan. Kami usir di sini, burungnya terbang ke tempat lain. Diusir dari sana hinggap ke sini," keluh Faisal sembari menyapu keringat dikeningnya.

Faisal mengaku sempat pontang-panting bersama istrinya mengusir hama burung pipit yang secara bergerombolan memakan padi. Serangan hama burung mulai pagi hingga pukul 10.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB hingga matahari tenggelam.

"Kalau siang hari saat cuacanya panas, hama burung tidak ada. Hama burung mengganggu tanaman padi ketika cuaca mulai dingin," kata Faisal.

Faisal mengatakan juga telah berupaya memasang orang-orangan sawah yang bisa menimbulkan bunyi-bunyian disusun paralel dengan menggunakan tali dibentangkan ke lahan sawah.

“Bahkan kami juga telah berupaya memasang kertas warna-warni diikat tali bagaikan umbul-umbul lalu kami bentangkan ke areal sawah, tetapi tidak juga membuat hama burung takut,” ungkapnya.

Menurut Faisal, upaya tersebut belum membuahkan hasil, sehingga petani terpaksa ke sawah jaga dan mengusir hama burung dengan cara tradisional. Jika biarkan maka hasil produksi saat dipanen akan berkurang.tutupnya. (*)

Komentar

Loading...