Perusahaan Diminta Tidak Menjadi Ancaman Bagi Kesehatan Warga

Perusahaan Diminta Tidak Menjadi Ancaman Bagi Kesehatan WargaSEURAMOE/BASRI ADI
Camat Tadu Raya tamizi SP bersama anggota DPRK meninjau kolam limbah PT BSP

SEURAMOE SUKA MAKMUE - Camat Tadu Raya Tamizi SP meminta perusahaan (PT BSP) untuk tidak menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan Tarmizi usai mendapingi anggota DPRK Nagan Raya melakukan Sidak ke pabrik kelapa sawit (PKS) PT BSP di Desa Babah Dua.

“Perusahaan jangan tambah kesehatan masyarakat terancam dengan berbagai efek seperti bau limbah, pencemaran dan lainnya,” kata Tarmizi kepada Seuramoeaceh.com.

Apa lagi tambah Tramizi, saat ini Pemkab Nagan Raya lagi berusaha keras menekan penyebar virus corona, jadi perusahaan juga harus mendukung itu.

Menurut Tarmizi, setiap perusahaan harusnya lebih aktif berpartisipasi bersama pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan COVID-19.

"Kita harap manager perusahaan berpartisipasi aktif dalam memerangi virus corona baik dilingkungan sendiri maupun lingkungan masyarakat sekitar,” kata Tarmizi.

Paling tidak, sambung Tarmizi, memberi masker kepada warga terdekat atau melakukan penyemprotan cairan disinfektan di desa sekitar perusahaan.

“Perusahaan harus mengutamakan pola kemitraan dengan warga dan itu akan berdampak baik bagi perusahaan itu sendiri," tutupnya.

Sementara beberapa warga Babah Dua menyebut, Manager PT BSP memang cuek terhadap kepentingan warga sekitar

Buktinya, tiga kali panitia pembangunan pesantren mengajukan proposal permohonan bantuan,  hanya dibantu dua truk tanah timbunan.

Terbaru, ketika pelantikan ketua pemuda desa setempat, pemuda meminta bantuan buldozer untuk meratakan tanah didepan kantor pemuda, juga tidak diberikan. (*)

Komentar

Loading...