Merayakan Tahun Baru Masehi Termasuk Golongan Kafir, Berikut Ulasan Buya Yahya

Merayakan Tahun Baru Masehi Termasuk Golongan Kafir, Berikut Ulasan Buya YahyaNet
Buya Yahya.

SEURAMOEACEH.COM – Menjelang tahun baru Masehi kerap terjadi pro kontra tentang perayaan di malam tersebut, termasuk di Indonesia.

Lantas bagaimana jawaban Buya Yahya tentang masalah tersebut? Berikut uraian yang dijelaskan Buya Yahya dalam IGTV.

Tahun baru Masehi, yang dipermasalahkan bukanlah tanggal atau bulannya akan tetapi kebiasaan atau kebudayaan yang terjadi di akhir tahun tersebut.

Apa yang dilakukan umat pada saat itu? Berhura-hura, berfoya-foya, dan yang banyak merayakan perayaan tahun baru yakni orang di luar Islam, karena mereka bangga terhadap tahun baru.

Selain itu pada akhir tahun, mereka biasa melakukan maksiat seperti bersetubuh atau bermaksiat dan lainnya.

“Jadi yang kita hentikan adalah kebiasaan jelek,” jelas Buya Yahya.

Komentar

Loading...