Tekait Eks HGU PT CA

Keuchik di Abdya laporkan BPN ke Ombudsman Aceh

Keuchik di Abdya laporkan BPN ke Ombudsman Aceh
Keuchik di Abdya Laporkan BPN terkait indikasi perlambat pendistribusian eks HGU PT CA. |FOTO: SEURAMOE/JULIDA FISMA.

SEURAMOEACEH | Sejumlah Keuchik (Kades) dari Aceh Barat Daya (Abdya) melaporkan BPN Aceh dan BPN Abdya ke Ombudsman Aceh terkait dugaan memperlambat proses pembagian lahan eks HGU PT Cemerlang Abadi.

"Kita laporkan BPN Aceh dan BPN Abdya terkait indikasi memperlambat pendistribusian lahan TORA (Tanah Objek Reforma Agraria)  eks HGU PT Cemerlang Abadi," kata pendamping keuchik dari Abdya Harmansyah usai membuat laporan, di Banda Aceh, Senin.(11/10/2021).

Harman mengatakan, adapun sejumlah keuchik yang membuat laporan tersebut yakni dari Kecamatan Babahrot ada Keuchik Gampong Cot Seumantok, Simpang Gadeng dan Teladan Jaya.

Kemudian dari Kecamatan Kuala Bate ada Keuchik Kuala Bate, Lama Muda, Keude Baroe dan Alu Pade.

Harman menjelaskan, sebelumnya Menteri ATR/BPN sudah mengeluarkan SK nomor 25/HGU/KEM-ATR/BPN/III/2019 tertanggal 29 Maret 2019 tentang perpanjangan jangka waktu HGU atas nama PT Cemerlang Abadi atas tanah Abdya.

Dari 4.847.018 hektar yang diusulkan PT CA untuk perpanjangan HGU, kata Harman, kementerian ATR/BPN hanya memperpanjang 2.002.22 hektar saja, dan sebanyak 960 hektar menjadi lahan plasma.

"Sedangkan sisanya seluas 1.902 hektar menjadi lahan tanah objek reforma agraria," ujarnya.

Halaman12

Komentar

Loading...