Kampus

Formadiksi UTU Gelar Pekan Intelektual Mahasiswa Bidikmisi Nasional 2019

Formadiksi UTU Gelar Pekan Intelektual Mahasiswa Bidikmisi Nasional 2019
|Foto: IST

SEURAMOE MEULABOH - Forum Mahasiswa Bidikmisi (FORMADIKSI) Universitas Teuku Umar (utu) melaksanakan kegiatan Pekan Intelektual Mahasiswa Bidikmisi Nasional (PIMBN) Tahun 2019.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 18 - 21 November 2019 di Aula Kantor Bappeda Aceh Barat dan Kampus UTU.

PIMBN dengan tema "Melangkah Pasti Meraih Prestasi Bersama Bidikmisi" ini diikuti oleh 121 peserta dari 60 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se Indonesia. 

Berbagai kegiatan seperti seminar nasional dan sejumlah perlombaan nasional seperti lomba pidato, lomba essay dan lomba cerita inspiratif dipentaskan. 

Ketua panitia pelaksana PIMBN 2019 Husaidi, sebagai mana dikutip UTUnews mengatakan, dalam kegiatan ini pihak panitia menghadirkan beberapa pemateri diantaranya alumni mahasiswa Bidikmisi, mahasiswa perprestasi paling inspiratif yaitu  Birrul Qadriyyah S.Kep, Ns, M.Sc (Cand) dan Rizal Maula, SH (Ketua PERMADANI DIKSI Nasional). 

Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf  SE, MBA dalam sambutannya pada acara penutupan menyampaikan pesan kepada seluruh peserta bahwa mahasiswa harus kreatif karena kreatif ini tidak ada ilmunya maka harus didorong dan didukung agar jiwa enterpreneur itu muncul sehingga dapat berinovasi.

"Biasanya kesuksesan seseorang itu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, misalnya teman dekat dan keluarga, kalau kampus yang hebat biasanya melahirkan alumni-alumni yang hebat pula, alumni yang mempunyai semangat untuk membantu adik-adiknya untuk menjadi sukses". Lanjutnya

Rektor melanjutkan, kegiatan ini bukan hanya sebatas lomba namun silaturrahmi lebih diutamakan dan UTU sebagai Universitas paling barat sangat mendukung kegiatan ini dan kedepan jika memungkinkan dapat dilaksanakan lebih meriah dan bergengsi lagi. 

Mahasiswa penerima bidikmisi saat ini jumlahnya ratusan ribu orang dan ini adalah modal bagi persatuan penerima bidikmisi memiliki interaksi yg tinggi oleh karena itu forum ini harus hidup harus bersatu harus kompak bukan hanya dalam kegiatan seperti ini saja tetapi juga dalam menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa. Tutup Rektor Prof Jasman. (*)

Komentar

Loading...