Abdya Bakal Terapkan Belajar Tatap Muka untuk Murid TK dan SD Sederajat  

Abdya Bakal Terapkan Belajar Tatap Muka untuk Murid TK dan SD Sederajat  SEURAMOE | JULIDA FISMA
Rapat komite sekolah dan wali murid di aula gedung pendidikan Abdya, terkait pelaksanaan belajar tatap muka di masa vandemi covid -19. Jum'at (23/10/2020).

SEURAMOE BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan rapat koordinasi (Rakor) terkait proses belajar mengajar tatap muka sesuai protokol kesehatan pada tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), dan SD sederajat.

Kegiatan yang melibatkan seluruh kepala sekolah, komite sekolah, dan tim gugus tugas tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya.

Dalam kegiatan itu turut hadir Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Kepala Kemenag Abdya, Salihin, Kepala Dinas Cabang Pendidikan Provinsi, Syarbaini, sekretaris gugus tugas Covid-19, Amiruddin, perwakilan Polres Abdya srerta pihak terkait lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya, Jauhari mengatakan, rapat koordinasi yang dilakukan pihaknya sebagai respon terhadap aspirasi wali murid yang menginginkan agar proses belajar mengajar pada tingkat TK dan SD sederajat kembali dilakukan.

“Insya Allah, Senin 26 Oktober 2020 ini akan kita mulai proses belajar mengajar tatap mukanya,” ungkap Jauhari kepada seuramoeaceh.com, Jum'at (23/10/2020).

Ia menyebutkan, sebelumnya Disdikbud Abdya juga telah meminta surat pernyataan tertulis kepada wali murid terkait pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka dimasa pandemi Covid-19 ini. 

Dari data yang masuk kepihaknya, kata Jauhari, 95 persen wali murid sangat setuju bila proses belajar mengajar tatap muka kembali dilakukan. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Rapat hari ini juga sebagai tindak lanjut dari rapat yang kita lakukan sebelumnya dengan pihak gugus tugas Covid-19 dan Forkompida. Jadi untuk lebih meyakinkan proses pelaksanaan tatap muka, kita panggil kepala sekolah, komite sekolah untuk kita sosialisasi hasil rapat agar sama-sama paham dan maklum apa-apa saja kewajiban masing-masing yang harus dilakukan dan dipersiapakan, meskipun sekolah sudah menyiapkan prokes sejak awal," jelasnya.

Dalam rapat koordinasi itu, Jauhari berharap agar komite sekolah dan wali murid juga harus melaksanakan pengawasan dan sama-sama bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka tersebut.

Halaman12

Komentar

Loading...