Paska Diterjang Banjir, Jalan Penghubung Dua Desa di Abdya Belum di Perbaiki

Paska Diterjang Banjir, Jalan Penghubung Dua Desa di Abdya Belum di Perbaiki
Kondisi jalan penghungun desa Tokoh II dan Alue Rambot semakin parah. Selasa (16/3/2021) FOTO : SEURAMOE / JULIDA FISMA.

SEURAMOE BLANGPIDIE - Sejak diterjang banjir awal September 2020 lalu hingga kini badan pengubung Desa Tokoh II dan Alue Rambot Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) belum diperbaiki.

Amatan seuramoeaceh.com Selasa (16/3/2021) badan Jalan antar desa tersebut kondisinya masih hancur akibat diterjang banjir.

Akibatnya, Kenderaan roda tiga dan Empat hingga kini belum bisa dilalui lantaran kondisinya semakin parah.

Diberitakan sebelumnya, Badan jalan penghubung antara Desa Tokoh II dan Alue Rambot Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ambruk ke dasar sungai.

Hal tersebut disampaikan, Jamaluddin (51) salah seorang warga Desa Tokoh II kepada seuramoeaceh.com, Jum'at (25/9/2020).

"Badan jalan penghubung desa kami Tokoh II dengan desa tetanga ambruk kesungai setelah diterjang banjir," tuturnya.

Menurut Jamaludin, jalan tersebut selain jalan penghubung dua desa juga akses  bagi warga untuk mengangkut hasil panen kebun dan sawah warga.

"Jalannya memang sering dilalui warga baik roda dua maupun roda empat, apalagi saat musim panen," ujarnya.

Tambah Jamaluddin, setelah dihantam banjir kini badan jalan tidak bisa dilalui oleh kenderaan roda empat.

"Kondisi badan jalan sangat parah, sebab hampir setengah jalan ambruk sehingga susah dilalui oleh kenderaan," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ria (35) warga Tokoh II, untuk saat ini kenderaan roda empat tidak bisa di lalui karen kondisi jalan yang sudah rusak.

"Kejadiannya hari Rabu (23/9/2020) jalan rusak setelah diterjang banjir," jelasnya.

Ria berharap agar jalan penghubung dua desa segera di perbaiki oleh pemerintah Abdya.

"Kita berharap agar jalan yang rusak tersebut bisa ditangani oleh Dinas terkait sehingga kenderaan roda empat bisa bisa kembali melintas," pintanya yang ikut dibenarkan oleh warga lainnya. (*) 

Halaman12

Komentar

Loading...