Ternyata Maksiat Mengundang Bencana serta Hilangnya Nikmat Razeki

Ternyata Maksiat Mengundang Bencana serta Hilangnya Nikmat RazekiNet
Ilustrasi.

SEURAMOEACEH.COM – Manusia diciptakan semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Namun sering sekali kita melanggar aturan yang ditetapkan oleh-Nya, seperti melakukan maksiat.

Sebelumnya, manusia bisa bermaksiat karena menuruti hawa nafsu yang dikenadilkan oleh setan.

Lantas apa pengaruh maksiat dan dosa besar terhadap manusia? Berikut penjelasan sebagaimana dikutip dari buku Tafsir Al-‘Usyr Al-Akhir.

Pengaruh terhadap hati

Maksiat dan dosa besar dapat menyebabkan seseorang jauh dari Allah SWT dan menyebabkan hati terasa gelap, hina, sakit, bahkan asing.

Tatkala seseorang yang melakukan maksiat dan dosa besar hidupnya merasa hampa atau tidak bahagia. Hal ini disebabkan oleh hilangnya nikmat dari Allah SWT.

Pengaruh terhadap agama

Jika seorang manusia melakukan maksiat maka berpengaruh juga terhadap agamanya. Maksiat tersebut akan mengganggu ketenangan, mengalangi ia untuk melakukan ketaatan, juga menjauhkannya dari doa Rasulullah.

Serta menjauhkannya dari malaikan bahkan orang-orang beriman serta lagi khusyuk ibadahnya.

Pengaruh terhadap razeki

Ternyata orang yang melakukan maksiat dan dosa besar dapat menyebabkan menghalanginya dari razeki.

Tak hanya itu, orang yang menyimpang dari aturan Allah juga menghilangkan nikmat razeki yang ia peroleh serta hilangnya keberkahan harta.

Pengaruh terhadap orang yang melakukan dosa dan maksiat

Menghilangkannya keberkahan umur, menyebabkan kesulitan dalam hidup, dan kerumitan dalam segala urusan.

Pengaruh terhadap masyarakat

Orang yang mealukan dosa dan maksiat dapat mengundang petaka bagi masyarakat, misalnya Tsunami di Aceh yakni merupakan teguran bagi orang-orang yang melakukan maksiat namun juga berdampak ke orang lain.

Selain itu, orang yang melakukan maksiat dan dosa besar juga menghilangkan rasa aman di lingkungannya.(**)

Komentar

Loading...