Tim BPKH Sita Kayu Olahan Jenis Meuranti dan Seumatok di Nagan Raya

Tim BPKH Sita Kayu Olahan Jenis Meuranti dan Seumatok di Nagan Raya
Kayu ilegal diamankan.|Foto: BPKH

Para pembalak liar menyembunyikan kayu-kayu ilegal disemak semak, dipinggir jalan menuju sungai dan ada juga dibelakang rumah.

SEURAMOE SUKA MAKMUE - Tim BPKH mengamankan 2,6 M³ kayu olahan jenis meuranti dan seumantok di Desa Lhok Pange Kecamatan Seunagan Timur Nagan Raya.

Kayu ilegal yang ditangkap Senin (4/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, kini diamankan Tim Bagian Kesatuan Pengelola Hutan (BPKH) untuk proses lebih lanjut.

Kepala BKPH Krueng Meurebo Cut Dewi Setiawan S.Hut mengatakan bahwa di kawasan tersebut juga pernah menyita kayu-kayu diduga hasil pembalakan liar

“Jadi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, sudah dua kali kita mengamankan tumpukan kayu tak bertuan di lokasi tersebut,” kata Cut Dewi kepada Seuramoeaceh.com, Jumat (08/11/2019)


Menurutnya, para pembalak liar menyembunyikan kayu-kayu ilegal disemak semak, dipinggir jalan menuju sungai dan ada juga dibelakang rumah.

“Anggota kami terus memantau pergerakan mareka dan diduga sementara kayu-kayu yang disita itu berasal dari Krueng Cut,” katanya.

Ia menghimbaukan agar masyarakat ikut aktif menjaga hutan dan lingkungan karena itu bukan semata mata kerja Polhut.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan kesadaran untuk menjaga hutan karena hutan itu penting bagi keseimbangan alam,” ujarnya.

Bagi warga yang merasa kepemilikan kayu, segera menjumpai tim dengan membawa surat-surat atau dokumen kepemikikan yang sah.(*)

Rubrik:Nagan Raya

Komentar

Loading...