Terbentur Ketentuan Panitia, Puluhan Peserta CPNS Nagan Raya Kecewa

Terbentur Ketentuan Panitia, Puluhan Peserta CPNS Nagan Raya Kecewa
Anggota dewan Nagan Raya Teuku Cut Man SE, saat dijumpai para peserta test CPNS di Kantin DPRK | Seuramoe/Firdaus NB

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Sejumlah peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengaku kecewa atas penolakan lamaran mereka oleh Panitia Penerima CPNS Kabupaten Nagan Raya.

Penolakan itu karena mereka menggunakan ijazah Diploma III Akafarmasi bukan Diploma III Farmasi. Padahal menurut mereka D-III Akafamarsi itu setara dengan D-III Farmasi dan menpunyai kopetensi sama sebagai Asisten Opotiker.

“Itu sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2017 tentang ketentuan umum pada Pasal 1,” ungkap Nur Atikah salah seorang peserta kepada Seuramoe Kamis (25/10/2018) di Kantin DPRK Nagan Raya.

Atikah dan teman-teman mendatangi DPRK untuk menjumpai anggota dewan meminta memfasilitasi agar Bupati Nagan Raya atau pihak terkait bisa memberi kesempatan mereka mengikuti test seleksi CPNS.


“Karena di tempat lain seperti Aceh Besar Diploma III Farmasi bisa mengikuti test CPNS tapi kenapa di Nagan tidak,” kata Rina dan kawan-kawan kepada Cut Man.

Terhadap kejadian ini, anggota DPRK Nagan Raya Teuku Cut Man SE, menyatakan kecewa dan prihatin. “Bila ditempat lain bisa seharusnya Nagan Raya juga bisa, kan begitu,” katanya.

Untuk mencari solusi yang agak rumit karena hari ini batas akhir penerima CPNS, Cut Man mengajak para tenaga medis yang kini berkerja di rumah sakit SIM dan di  Puskesma ini menjumpai anggota dewan lain untuk dibahas bersama.

Hingga berita ini diturunkan, Seuramoe belum memperoleh konfirmasi hasil pertamuan antara peserta test CPNS dengan pihak DPRK Nagan Raya.(*)

Rubrik:Nagan Raya

Komentar

Loading...