Talut Masjid Jebol, Warga Minta Kepala Desa Bertanggung Jawab

Talut Masjid Jebol, Warga Minta Kepala Desa Bertanggung Jawab
Tembok Masjid At-Taqwa,desa Namo Buaya Kota Subulussalam jebol. |Foto: SEURAMOE/RINTO BERUTU

SEURAMOE SUBULUSSALAM - Pembangunan Talut (tembok) lokasi Masjid At- Taqwa, diduga dikerjakan asal jadi. Akibatnya, Talut Masjid tersebut jebol dan belum diperbaiki.

Sejumlah warga Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam menuntut Kepala Desa (Kades) bertanggung-jawab atas jebolnya talut tersebut dan meminta segera memperbaikinya.

“Bila tidak segera diperbaiki, kami dikhawatirkan akan
terjdi longsor pada bangunan lain seperi MCK Masjid,” kata M Shaleh, salah
seorang warga desa Namo Buaya kepada Seuramoeaceh.com.

Bahkan kata Shaleh, ambruknya talut Masjid karena diduga
dikerjakan “asal-asalan” itu, telah dilaporkan kepada Inspektorat melalui surat
dengan tebusan dialamatkan kepada Kejaksaan, Kepolisian dan DPRK Kota
Subulussalam.

"Kami warga Namo Buaya merasa kecewa atas ambruknya
pembangunan talut masjid desa kami. Lagi pula kami khawatir akan berdampak
buruk bagi bangunan lain disekitar masjid," aku Shaleh.

Selain itu tambah Shaleh, sebanyak 76 warga telah membubuhkan
tanda tangan sebagai bentuk protes terhadap Kades Namo Buaya, yang terkesan
membiarkan talut masjid rusak tanpa upaya untuk memperbaikinya.

Kepala Desa Namo Buaya, Rahmad Sagala kepada melalui pesan
tertulis kepada Seoramoeaceh.com mengatakan, ambruknya talut masjid At Taqwa itu
murni karena faktor alam dan bukan karena dikerjakan asal jadi.

"Kita telah membuat berita acara kepada Badan
Permusyawaratan Gampong (BPG) terkait ambruknya talut itu yang disebabkan oleh
faktor alam," ungkap Rahmad.

Sementara Ketua BPG Namo Buaya, Jamal Limbong, mengaku
telah berkoordinasi dengan Kades agar dicari solusi guna meperbaiki talut masjid
tersebut yang kini telah rusak.

"Saya telah sampaikan kepada pemerintah desa
tentang jebolnya talut masjid itu. Kepala desa telah sepakat untuk memperbaikinya.
Kita berharap masyarakat bersabar," harap Jamal. (Rinto Berutu)

Komentar

Loading...