Kesehatan

Soal Limbah Medis, Kapus Babahrot: Itu Bukan Unsur Sengaja

Soal Limbah Medis, Kapus Babahrot: Itu Bukan Unsur SengajaSEURAMOE/JULIDA FISMA
Kepala Puskesmas Babahrot, Ely Afriani

SEURAMOE BLANGPIDIE - Puskesmas Babahrot Abdya menyatakan bahwa limbah medis yang ditemukan dikebun warga itu diluar pengetahuan pihak Puskesmas.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Puskemas Babahrot, Ely Afriani kepada Seuramoeaceh.com Kamis (16/1/2020) di Blangpidie.

"Limbah medis itu bukan sengaja dibuang sembarangan atau tidak dikelola (dengan benar), tetapi itu kemungkinan dibawa oleh anak-anak diluar pengetahuan kami," katanya.

Menurut Ely Afriani, selama ini limbah medis Puskesmas Babahrot selalu dikelola dengan baik sesuai ketentuan.

"Kita tidak berani buang limbah medis sembarangan karena kami tahu itu berbahaya,” tegas Elly.

Dalam pengelolanya jelas Ely, sebelum diangkut menggunakan mobil khusus limbah medis dari Meulaboh, limbah rumah sakit selalu dimasukan ke tempat penampungan

“Sampah biomedis kita masukkan dalam kantong warna merah dan sampah benda tajam sudah ada book  khusus disediakan Dinkes Abdya di semua Puskesmas,” jelasnya.

Artinya, selama ini sampah itu selalu ditampung dalam kantong khusus kemudian diikat dan diletakkan ditempat penyimpanan sementara limbah.

“Maka saya heran jika tiba-tiba sudah ada yang terbuang dikebun warga diluar perkarangan Puskesmas," ujarnya.

Menurutnya, selama ini ia sudah melakukan pengelolaan limbah medis dengan baik, mulai dari ketersediaan kantong plastik limbah dan safety box untuk benda tajam sampai dengan proses penjemputan limbah. (*)

Komentar

Loading...