Perlu Anda Ketahui

Sebelum Turun Wahyu, Tawaf di Ka'bah Dilakukan Telanjang

Sebelum Turun Wahyu, Tawaf di Ka'bah Dilakukan Telanjang
Ilustrasi: Sebelum Turun Wahyu, Tawaf di Ka'bah Dilakukan Telanjang. Foto: Suasa kehidupan suku Quraisy di Makkah, masa lalu

SEBELUM turun wahyu, ibadah haji masih berlaku bukan hanya untuk kaum Muslimin, orang-orang musyrik pun masih melaksanakan hajinya di Tanah Haram sambil telanjang. Pada tahun 9 Hijriyah kemudian setelah turun wahyu, ibadah haji hanya diperbolehkan untuk kaum Muslimin.

"Sudah waktunya orang-orang musyrik tidak lagi diperkenankan untuk menunaikan haji di Tanah Haram," kata Abdurrahman Ahmad As-Surbuny dalam bukunya 198 Kisah Haji Wali-Wali Allah.

Untuk tujuan tersebut, Rasulullah SAW mengutus Ali bin Abu Thalib untuk menyusul Abu Bakar dengan tugas menyampaikan pesan beliau tentang tidak dibolehkannya lagi tanah haram dan ibadah haji diikuti dan diinjak oleh nonmuslim.

Ketika jamaah haji sedang berkumpul di Mina, Ali berdiri di samping Abu Hurairah ra menyampaikan pesan Rasulullah SAW yaitu dengan mengutip ayat Alquran surat at-Taubah ayat 1-36.

Inilah pernyataan pemutusan hubungan dari Allah dan Rasulnya kepada orang-orang musyrik yang telah kalian ikat dengan suatu perjanjian.

Sumber:Rol

Komentar

Loading...