PWI Aceh Barat: Lawan Tindakan Premanisme Terhadap Pekerja Pers

PWI Aceh Barat: Lawan Tindakan Premanisme Terhadap Pekerja PersISTIMEWA
Teuku Dedi Iskandar, Ketua Balai PWI Aceh Barat

SEURAMOE MEULABOH – Katua Balai PWI Aceh Barat, Teuku Dedi Iskandar mengajak para wartawan untuk melawan segala bentuk tindakan premanisme terhadap (kebebasan) pekerja pers.

“PWI Aceh Barat mengajak para wartawan untuk melawan segala bentuk premanisme dan ancaman terhadap pekerja pers,” kata Dedi, Selasa (07/01/2020).

Menurut Dedi, mengancam wartawan terkait pemberitaan adalah pelanggaran hukum. Apalagi menggunakan senjata api. Karena wartawan Indonesia dilindungi UU.

“Semua pihak harus menghormati tugas jurnalistik yang dijalankan oleh pekerja pers, karena tugas jurnalistik di Indonesia dilindungi oleh UU Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tegas Dedi.

Harapan itu disampaikan Dedi terkait kasus pengancaman terhadap Aidil Firmansyah, wartawan MODUS ACEH oleh seorang pengusaha di Meulaboh pada Minggu (05/01/2020) lalu.

“Kalau ada pemberitaan melanggar kaidah jurnalistik atau merugikan pihak tertentu, itu bisa dibantah melalui hak jawab, sanggah atau koresksi, bukan main ancam mengancam” jelas Dedi.

Pada sisi lain, Dedi juga mengapresiasi gerak cepat pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus dugaan pengancaman tersebut.

“Kami apresiasi kepada pihak kepolisian dan berharap agar kasus ini diungkap tuntas agar persoalannya menjadi jelas. Kami percaya polisi bisa mengungkapnya,” ujarnya (*)

Komentar

Loading...