Kriminal

Polrestabes Surabaya Tembak Kaki Tiga Kurir Narkoba Asal Aceh

Polrestabes Surabaya Tembak Kaki Tiga Kurir Narkoba Asal Aceh
|Foto: BERITAJATIM.COM

SURABAYA | Berbalut perban dengan bekas titik darah, sejumlah pelaku pengantar narkoba 7,2 kilogram mengikuti gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (27/11/2019).

Dari keempat pelaku ini, tiga diantaranya merupakan pelaku kurir narkoba asal Aceh dengan tujuan Jawa Timur. Kepada petugas, mereka mengaku mendapatkan upah sebesar cukup lumayan per kilogram.

“Saat ini diamankan empat pelaku kurir narkoba dan lima orang lainnya masih DPO (Daftar Pencarian Orang). Ketiga pelaku dilumouhkan kakinya karena sempat melawan petugas saat ditangkap,” jelas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Rabu (27/11/2019).

Lebih lanjut Sandi menjelaskan, para pelaku yang diamankan ini merupakan jaringan Sokobanah, Sampang, Pulau Madura. Menurut kapolrestabes, penangkapan para pelaku jaringan Sokobanah ini sudah banyak dilakukan oleh Polrestabes Surabaya, Polresta KP3 Tanjung Perak, BNNP Provinsi Jatim dan polda Jatim.

Hanya saja, besarnya permintaan narkoba,  para pelaku melakukan sejumlah rangkaian pengiriman narkoba.

“Para pelaku sudah mengambil langkah dari jalur udara, kapal, bus, kereta dan bahkan jalur darat kendaraan pribadi. Pemangkapan juga sering tapi banyak permintaan narkoba jadi para pelaku pun menempuh segala cara,” tandasnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Sandi Nugroho menjelaskan, pada penangkapan terakhir para pelaku cukup licik karena membawa barang dengan membungkus narkoba menggunakan teh dari impor.

Langkah ini mereka tempuh dikarenakan Mereka mencoba untuk mengelabui para petugas termasuk kepolisian agar bisa memasukkan narkoba ke Jawa Timur khususnya wilayah kota Surabaya.

Seperti yang dijelaskan oleh petugas keempat pelaku yang sudah diamankan yakni HD 34 tahun warga Aceh Utara, AR 31 tahun warga Aceh Utara, MN 29 tahun warga Pidie Jaya. Sedangkan seorang pelaku lainnya yang tertangkap di luar kelompok Aceh adalah NRS 19 tahun warga Surabaya. (*)

Sumber:Beritajatim

Komentar

Loading...