PJI Aceh Barat Kecam Keras Insiden Pengusiran Wartawan

PJI Aceh Barat Kecam Keras Insiden Pengusiran Wartawan
Ketua Persatuan Jurnalistik Indonesia (PJI) Kabupaten Aceh Barat, Syamsul Rizal Azm |Foto:Ist

SEURAMOE MEULABOH -  Ketua Persatuan Jurnalistik Indonesia (PJI) Kabupaten Aceh Barat, Syamsul Rizal Azm didampingin Dewan Pertimbangan PJI Drs Muzzakir Abdullah MA, mengutuk keras insiden pengusiran wartawan.

“Kami mengecam keras aksi premanisme oknum Satpam RSUD-CND yang mengusir wartawan saat tangah menjalankan tugas jurnalistik,” kata Samsul Rizal kepada Seuramoe Kamis (25/10/2018)

Insiden pengusiran itu terjadi menurut Samsul, ketika lima wartawan ingin meliput kedatangan tim Kementerian RI ke rumah sakit tersebut terkait meninggalnya dua pasien setelah disuntik oleh tenaga medis RSUD-CND.

Samsul menambahkan, menghalang-halangi wartawan saat melakukan tugas jurnalistik dengan cara mengusir adalah pidana. Ini diatur dalam Pasal 18 Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Sementara Dewan Pertimbangan PJI sekaligus Pemred utu.news Drs Muzzakir MA, juga menyesalkan terhadap kasus pengusiran wartawan oleh petugas keaman rumah sakit.

“Apa yang dilakukan oleh oknum Satpam RSUD-CND itu adalah pelanggaran karena telah menghalang-halangi tugas wartawan,” ungkap Zakir.

Zakir meminta kepada para wartawan untuk melaporkan kejadian yang mencederai demokrasi dan melecehkan profesi jurnalistik itu kepada pihak berwajib agar diproses secara hukum.

Terkait kasus tersebut, Zakir mengingatkan para wartawan agar jangan patah semangat dan tetap menyuarakan kebenaran dengan mengedepan idealisme pers rofesional, proposonal, kritis dan berimbang. (*)

Rubrik:Aceh Barat

Komentar

Loading...